Kamis, 18 Juli 2024

Massa Garda Pembela NKRI Gelar Aksi Bakar Ban di DPRD SU

Tolak Keras Kehadiran Rizieq ke Kota Medan, Dikuatirkan Timbulkan Perpecahan
Redaksi - Kamis, 26 November 2020 16:10 WIB
423 view
Massa Garda Pembela NKRI Gelar Aksi Bakar Ban di DPRD SU
Foto SIB/Firdaus Peranginangin
Bakar Ban dan Gambar: Massa yang tergabung dalam Garda Pembela NKRI menggelar aksi bakar ban dan spanduk bergambar  Habib Rizieq Shihab di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (26/11/2020) menolak  kedatangan imam besar FPI ini ke K
Medan (SIB)
Ratusan orang yang tergabung dalam Garda Pembela NKRI menggelar aksi bakar ban dan spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab di di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (26/11/2020) menolak keras kedatangan imam besar FPI ini ke Kota Medan.

Dengan mengendarai puluhan sepeda motor, bus penumpang dan mobil pick up, massa Garda Pembela NKRI dalam orasinya dengan suara lantang menolak kehadiran Rizieq ke Kota Medan, karena berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Akibat aksi bakar ban dan spanduk tersebut, arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol menjadi terganggu, setelah api berkobar dengan asap hitam mengepul ke udara, sehingga aparat kepolisian yang sejak pagi sudah berjaga-jaga meminta agar pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya dengan tertib.

Dalam orasinya, juru bicara Garda Pembela NKRI Murzani menyebutkan, pihaknya tidak dapat menerima orang-orang yang punya niat jahat hadir di Medan, apalagi bertujuan hendak memecah belah persatuan.

"Siapa pun yang ingin ke Medan dengan niat jahat akan kita tolak," katanya sembari meneriakkan yel, yel, tolak Rizieq Shihab di Medan, karena masyarakat tidak mau negeri ini seperti di negara lain, sesama umatnya terpecah belah dan terjadi peperangan.

Berkaitan dengan itu, massa Garda Pembela NKRI mendesak DPRD Sumut dan Gubernur Sumut untuk bersikap tegas dalam menyikapi upaya kelompok tertentu memecah belah umat di daerah ini, karena Sumut harus tetap terjalin kerukunan umat dan masyarakatnya.

Suasana aksi semakin "memanas", karena tidak ada seorangpun anggota DPRD Sumut menerima kedatangan pengunjuk rasa, karena sebagian besar anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi.

Namun suasana "memanas" kembali reda, setelah aspirasi pengunjuk rasa diterima Kasubag Pelayanan Masyarakat Sekretariat DPRD Sumut, M Sofyan seraya menyebutkan, aspirasi pengunjuk rasa akan disampaikan kepada pimpinan dewan, setelah wakil rakyat kembali dari luar provinsi dalam menjalankan tugasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, massa pengunjuk rasa dengan tertib meninggalkan gedung dewan menuju ke Lapangan Merdeka Medan.(*).

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Warga KTM dan HPPLKN Usung "Keranda Mayat" ke  DPRD Tuntut Penyelesaian Lahan Eks HGU PTPN II
Massa AMRM Unjuk Rasa ke DPRD SU Minta TNI/Polri  Netral di Pemilu 2024
Massa FMPKP Unjuk Rasa ke DPRD SU Tuntut BKD Tegur Keras Seorang Anggota Dewan
Mahasiswa BEM SI Unjuk Rasa ke DPRD SU Tuntut  Pemerintah  Cabut Perppu Ciptaker
Pemuda Batak Bersatu Unjuk Rasa ke DPRD SU Tuntut Bersihkan Miras dan Narkoba di Sumut
Massa Mahasiswa Cipayung Plus Kuasai Ruang Sidang Paripurna DPRD SU dan Gelar "Sidang Rakyat"
komentar
beritaTerbaru