Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 Juli 2026
Upayakan Swasembada

200 Ha Lahan Pesantren Darularafah Raya Jadi Pusat Pengembangan Hortikultura dan Ternak

- Rabu, 08 Maret 2017 20:49 WIB
1.256 view
200 Ha Lahan Pesantren Darularafah Raya Jadi Pusat Pengembangan Hortikultura dan Ternak
SIB/Dok
Bagas Godang Pesantren Darularafah Raya: Pendiri Pesantren Darularafah Raya Laubekri Kutalimbaru, Deliserdang H Amrullah Naga Lubis didampingi pimpinan H Indra Porkas Lubis MA, Selasa, (7/3), bersama pengurus Partai Berkarya Sumut di antaranya Ps Rajamin
Deliserdang (SIB) -Pendiri Pesantren Darularafah Raya Laubekri Kutalimbaru, Deliserdang H Amrullah Naga Lubis memastikan, pesantren tersebut menjadi pusat pembibitan dan pengembangan tanaman jenis hortikultura dalam mendukung program swasembada pangan. "Areal Pesantren Darularafah Raya lebih dari 200 Ha. Semua dimanfaatkan untuk tanaman holtikultura mulai jagung, cabai dan kebutuhan pangan pokok termasuk pembibitan dan pengembangan ikan air tawar di air mengalir," ujarnya didampingi pimpinan pesantren H Indra Porkas Lubis MA, Selasa (7/3), saat menerima rombongan besar pengurus Partai Berkarya Sumut dipimpin Ps Rajamin Sirait SE didampingi wakil ketua Drs Dewantara Sembiring SH MH, Iskandar 'Agam' Marpaung, sekretaris Eka Hadi Sucipto SE-Eka Sutrisno Hadi, bendahara Boy, Ketua Partai Berkarya Deliserdang Abdul Rahman Sayuti Bistok Saragih dan pengurus lainnya termasuk rombongan dari BPKRMI Sumut di bawah pimpinan  M Iqbal Parinduri Mkom.

Naga Lubis mengatakan, hijrah dari kampung kelahirannya di Mandailing niatnya berkebun di lokasi tujuan. Bersamaan dengan itu, sebab lahan terhampar luas, pihaknya mengajak dan mendidik orang muda untuk bertani. Itulah sebabnya lokasi pesantren dimaksimalkan manfaatnya.

Keistimewaan dari budidaya hortikultura yang dilakukannya, tanpa pupuk kimia, semuanya menggunakan pupuk organik dan kandang termasuk untuk pakan ternak seperti ikan air tawar di air mengalir, ayam dan sejenis unggas lainnya serta kambing. "Allah memberi rizki melalui alam dan harus dimanfaatkan tanpa merusak. Dikerjakan pun tanpa alat berat yang bisa membuat polusi. Lebih banyak manual," ujarnya didampingi sejumlah pendakwah di Pesantren Darularafah Raya di antaranya Ustadz Wahyu Zulfirman dan Ustadz Agus Susanto SPd.

Ketua Partai Berkarya Sumut Ps Rajamin Sirait SE mengatakan, kehadirannya untuk awal studi banding karena ada rencana 'kerjasama' pihaknya dengan pesantren dalam pengolahan lahan untuk tanaman hortikultura dan ternak. "Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra Soeharto punya agenda terjun ke desa di Sumut dan diskenariokan ke Pesantren Darularafah Raya yang populer dengan kebehasilan pertanian dan peternakan organiknya," jelasnya.

Silaturahim diisi jamuan makanan khas di Bagas Godang Pesantren Darularafah Raya dan meninjau lokasi pertanian dan peternakan. Terlihat dalam peninjauan sejumlah pengurus Partai Berkarya Deliserdang di antaranya sekretaris AJ Sihombing, M Sihotang, Dewantoro Simanjuntak, Tenaga Sembiring SH, Putra Manurung, Ketua Partai Berkarya Sunggal Deliserdang Lajim Surbakti SH, Ketua Partai Berkarya Kutalimbaru Serasi Tarigan. "Ini pesantren modern yang memelihara dan mengembangan kearifan lokal untuk penguatan ekonomi," tambah sekretaris Eka Hadi Sucipto SE yang mantan birokrat di Tanjungbalai tersebut. (R9/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru