Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan, IHSG dan Rupiah Menguat Tajam

Nelly Hutabarat - Selasa, 09 Juni 2026 18:55 WIB
95 view
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan, IHSG dan Rupiah Menguat Tajam
Foto: lensamedan-ist
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Selasa (9/6/2026), IHSG ditutup menguat 7,57% di level 5.746,648.

Medan(harianSIB.com)

Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen mendapat respons positif dari pasar keuangan. Pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 7,57 persen ke level 5.746,648, sementara nilai tukar rupiah menguat tajam hingga ditutup di level Rp18.050 per dolar AS.

Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin mengatakan langkah BI tersebut memang sudah diperkirakan pelaku pasar sebagai upaya menahan tekanan terhadap rupiah.

Kebijakan moneter yang ditempuh BI sejauh ini mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Namun, ia mengingatkan bahwa risiko terhadap pasar keuangan masih cukup besar, terutama akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas. Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati kebijakan fiskal pemerintah karena arah pergerakan IHSG dan rupiah ke depan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan BI, tetapi juga oleh langkah bank sentral global seperti The Fed yang berpotensi kembali menaikkan suku bunga.

Ia menegaskan penguatan IHSG dan rupiah saat ini tidak boleh menjadi alasan untuk terus mengandalkan kenaikan suku bunga sebagai solusi utama. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kebijakan fiskal mampu menjaga daya beli masyarakat, menekan ketergantungan impor, serta menjaga stabilitas pasar obligasi. Sementara itu, harga emas dunia pada perdagangan Selasa ini relatif stabil di kisaran 4.330 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,52 juta per gram, dengan pergerakan yang masih dipengaruhi pelemahan dolar AS.(*)

Baca Juga:

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BEI Gandeng Maskapai Nasional, Awak Penerbangan Diajak Jadi Investor Saham
Jelang Rilis Data Inflasi, Rupiah Kian Dekati Level 18.000 per Dolar AS
Rupiah Sentuh 17.800 per Dolar AS, IHSG Menguat di Tengah Upaya Gencatan Senjata Iran-AS
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Anjlok 2 Persen, Rupiah Masih Melemah ke Rp17.305/ Dolar AS, Emas Rp2,59 Juta/Dolar AS.
Minyak Dunia Menguat, Rupiah Tertekan, Harga Emas Turun ke Rp2,56 Juta/Gram
komentar
beritaTerbaru