Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 24 Mei 2026

Ketua Fraksi PDIP Perjuangan DPRD Humbahas Main Proyek

- Sabtu, 23 April 2016 10:19 WIB
464 view
Ketua Fraksi PDIP Perjuangan DPRD Humbahas Main Proyek
SIB/Frans Simanjuntak
ALAT BERAT : Satu unit alat berat jenis escavator sedang mengerjakan pembukaan jalan baru di Desa Sipituhuta, Kecamatan Pollung. Foto dipetik, Selasa (19/4).
Humbahas (SIB)- Oknum Anggota DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas) yang juga Ketua Fraksi PDI-Perjuangan berinisial RLG, mengaku saat ini sedang mengerjakan proyek pembukaan jalan baru sepanjang 1,5 kilometer di Desa Siputuhuta, Kecamatan Pollung.

Dengan dalih membantu masyarakat petani di sana, anggota DPRD Humbahas tiga periode ini mengaku biaya untuk pembukaan jalan usaha tani itu ia keluarkan dari kantong sendiri dengan menggunakan alat berat miliknya. Sementara untuk biaya pembelian material perkerasan jalannya nantinya akan menggunakan dana dari APBD Humbahas.

“Itu bukan jalan usaha tani. Itu pembukaan jalan baru. Jadi dananya itu bukan dari pemerintah. Itu langsung alat saya sendiri yang mengerjakan. Saat ini juga masih bekerja di sana,”kata RGL dalam bahasa daerah ketika dikonfirmasi SIB di gedung dewan, Rabu (20/4).

Dia menambahkan, pembukaan jalan baru itu merupakan permintaan langsung dari masyarakat setempat yang merupakan basis suaranya. “Itulah mengambil hati masyarakat ini. Kalau mereka minta untuk membuka jalan baru, kita buka. Tapi itulah masyarakat, meski sudah kita bantu, nanti pas waktu pencalegan harus kita garap kembali lagi. Namun yang pasti bukan cuma itu saja jalan yang sudah saya buka. Tahun lalu di Desa Pollung menuju Sibatu-batu juga ada saya buka dengan dana sendiri,” tandasnya.

Ketika ditanya apakah pembukaan jalan itu hanya sebatas diratakan saja? Mantan Ketua DPC PDI-Perjuangan Humbahas itu mengaku bahwa jalan yang dibukanya itu nantinya akan diratakan dengan bebatuan sebelum diaspal dengan menggunakan dana dari pemerintah setempat.

Padahal, dari pantauan SIB di lokasi, Selasa (19/4) lalu, di lokasi pembukaan jalan itu sudah terdapat lebih kurang 19 tumpukan bebatuan yang diletakkan di sepanjang pinggiran jalan yang baru dibuka tersebut. Selain itu, beberapa pekerja juga tampak meratakan jalan baru itu dengan menggunakan satu unit alat berat jenis escavator warna kuning merek Comatsu.

“Saya hanya membuka saja. Kalau untuk beli batunya, ya Pemkablah. Kalau sempat beli batunya, mana mampu saya. Tapi rencanya, kalau rakyat sepakat nanti untuk membeli batunya akan menggunakan dana desa. Kalau mereka tidak sepakat, ya hilang begitu sajalah uang saya yang beli batu-batu itu. Karena sekarang membuat yang baik pun kadang tidak baik bagi orang,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu RGL juga mengaku bahwa dirinya ada mengerjakan proyek perkerasan jalan usaha tani dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman sepanjang 500 meter yang bersumber dari dana P-APBD persis di dekat proyek pembukaan jalan baru tersebut. “Iya, itu proyek dari Dinas Tarukim dari P-APBD. Sambungan proyek itulah yang saya buka kembali. Kalau di Pollung, rata-rata sayalah yang buka jalan. Mana ada orang yang gotong royong,”kilahnya.  

Terpisah, Sekdakab Humbahas Saul Situmorang MSi saat ditemui SIB di ruang kerjanya Selasa (20/4) mengaku bahwa hingga saat ini pihaknya belum ada melaksanakan proyek fisik di daerah itu. “Belum ada. Di mana lokasinya? Nanti kita cek dululah. Namun yang pasti, sampai sekarang belum ada kegiatan proyek fisik yang berjalan,” tandasnya. (F02/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru