Rabu, 19 Juni 2024 WIB
Ketua DPRD SU Drs Baskami Ginting Meninggal Dunia

Yasonna H Laoly: Baskami Kader Setia dan Militan, Sumut Kehilangan Putra Terbaik

Redaksi - Jumat, 09 Februari 2024 08:59 WIB
375 view
Yasonna H Laoly: Baskami Kader Setia dan Militan, Sumut Kehilangan Putra Terbaik
(Foto: SIB/Firdaus Peranginangin
PENGHIBURAN: Menkumham Yasonna H Laoly menyampaikan kata penghiburan kepada keluarga Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting, saat melayat di rumah duka, Rabu (7/2) malam. Laoly diterima Ny Baskami Ginting, Riahta Br Bukit dan putrinya dr Ribka Br G
Medan (SIB)
Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam, Medan, Rabu (7/2) diduga akibat serangan jantung.
Baskami sebelumnya dilaporkan pingsan sekitar pukul 14:33 WIB di ruang kerjanya di gedung DPRD Sumut dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Jalan Imam Bonjol Medan. Tapi nyawanya tidak tertolong lagi, sehingga menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit
"Iya bang, bapak telah pergi, kami semua sedang di RS Siloam sekarang," ujar staf Baskami Ginting, Gorby Siregar dengan suara terbata-bata kepada wartawan melalui telepon, Rabu (7/2).
Mendengar kabar meninggalnya politisi senior PDI Perjuangan Sumut ini, para pelayat dari unsur Forkopimda, anggota DPRD Sumut dan pejabat Pemprov Sumut berdatangan ke Ruang Emergency Rumah Sakit Siloam, di antaranya, Pj Gubernur Sumut Hassanudin, Pangdam I/BB Mayjen TNI, Mochammad Hasan, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Sekwan DPRD Sumut Zulkifili dan lainnya.
Sementara itu, pada malam harinya di rumah duka Kompleks Taman Setia Budi (Tasbi) Medan, Menkumham Yasonna H Laoly dan anggota DPR RI Djarot Syaiful Hidayat datang melayat ke rumah duka, guna menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya politisi senior PDI Perjuangan tersebut ke rumah Bapa di Surga.
Kedatangan kedua sahabat Baskami Ginting ini disambut tangisan sedih dari Ny Baskami Ginting Riahta Br Bukit dan putrinya dr Ribka Br Ginting beserta seluruh keluarga dan sanak saudara.
Kedua tokoh PDI Perjuangan ini juga terlihat disambut kolega Baskami dari PDI Perjuangan, seperti Ir Taufan Agung Ginting, Roy Fachraby Ginting SH, Japorman Saragih, Wakil Ketua dan anggota DPRD Sumut Irham Buana Nasution, Meryl Rouli Saragih dan Ketua Fraksi Golkar Syamsul Qamar.
Di tengah suasana duka yang mendalam, diadakan kebaktian singkat yang dipandu Pdt Devi Sembiring dari Runggun GBKP Batangserangan dan Pdt Rephelita Ginting dari GBKP Runggun Budi Luhur, guna menguatkan keluarga dalam menghadapi duka atas kepergian Baskami yang mereka cintai
Pada kesempatan pertama, Laoly menyampaikan duka yang sangat mendalam atas kepergian sahabatnya yang begitu tiba-tiba, sehingga dirinya sempat syok mendengar kabar yang disampaikan oleh stafnya.
"Saya sangat kaget, karena tadi pagi, sekitar pukul 10.16 Wib, saya masih di WhatsApp Pak Baskami dan mengingatkan agar jangan lupa jadwal ke Pantai Cermin, Kamis (8/2) dalam acara pertemuan dengan Mamre (kaum bapa) GBKP," ujar Laoly sembari menambahkan dan pada siangnya dikabarkan dia telah pergi menghadap Tuhan.
Laoly yang mengaku sedang berada di Medan dalam suatu acara sangat merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya sekaligus kader partai yang ia dikenal sangat setia dan militan.
"Pak Baskami merupakan pejuang partai dan tetap melakukan segala upaya untuk kebesaran partai dan tidak pernah mengenal lelah berbuat demi kemakmuran masyarakat, tanpa memikirkan kondisi kesehatannya, sehingga tidak saja partai yang kehilangan dirinya, tapi juga masyarakat Sumut kehilangan salah seorang putra terbaiknya," ujar Laoly.
Diakui mantan anggota DPR RI ini, ketika kabar meninggalnya Baskami Ginting sampai ke DPP PDI Perjuangan, dirinya langsung ditelpon Sekjen DPP Hasto Kristianto dan menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya kader terbaik partai.
"Melalui Pak Hasto, ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga menyampaikan salam duka kepada keluarga, atas berpulangnya kader militan yang tangguh dan setia kepada partai," ujar Laoly.
Djarot yang juga salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya sahabat setianya menghadap Tuhan. "Baskami bukan hanya sebagai sahabat bagi saya, tapi juga saudara yang telah memperkenalkan saya ke saudara-saudaranya di Tanah Karo," ujar Djarot.
Sementara itu, mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Hj Nawal Lubis pada, Kamis (8/2) pagi juga terlihat melayat ke rumah duka, untuk menyampaikan ucapan turut berduka cita, atas kepergian sahabatnya Baskami Ginting ke pangkuan sang pencipta.
Kemudian disusul tokoh masyarakat Sumut yang juga mantan anggota DPR RI Drs HN Serta Ginting, anggota DPRD Medan Daniel Pinem, politisi PDI Perjuangan Budiman Nadapdap, anggota DPR RI Sofyan Tan dan tokoh lainnya datang bergantian untuk memberikan kata penghiburan kepada Ny Baskami Ginting, Riahta Br Bukit yang tetap didampingi putri tercintanya dr Ribka Br Ginting.
Hingga menjelang sore, para tamu terus datang bergantian melayat ke rumah duka, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, tokoh partai politik, para pejabat, anggota DPRD Sumut maupun mantan anggota dewan, jemaat GBKP, Runggun maupun Klasis GBKP se-Kota Medan.
Dalam kata-kata penghiburan yang disampaikan tamu yang melayat, pada intinya mengatakan, mereka sangat kehilangan seorang tokoh Sumut yang selama ini begitu peduli terhadap nasib rakyat maupun jemaat, sehingga sangat jarang ditemukan sosok seperti Baskami di era sekarang ini.
Berdasarkan pantauan wartawan di rumah duka, ratusan karangan bunga dari berbagai profesi, baik pejabat, legislatif, judikatif, tokoh Partai Politik dan pengusaha yang mengucapkan turut berduka cita, terlihat berjejer di Komplek Tasbi.
Seperti diketahui, Baskami Ginting, menghembuskan nafas terakhir diduga disebabkan serangan jantung, di Rumah Sakit Siloam Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (7/2) pada pukul 15.30 WIB.
Baskami lahir di Medan, pada 14 Desember 1959, meninggalkan seorang isteri Riahta Br Bukit, seorang anak dr Ribka Br Ginting dan seorang cucu. Kariernya di legislatif, bisa dikatakan cemerlang, seban sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Sumut. Hingga akhir hidupnya, dia menjabat sebagai Ketua DPRD Sumut dan Ketua Baguna DPD PDI Perjuangan Sumut.



Dimakamkan di Batukarang
Berdasarkan hasil musyawarah keluarga, Baskami Ginting rencananya dikebumikan di pemakaman keluarga di Desa Batukarang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sabtu (10/2).
Sebelum diberangkatkan ke Tanah Karo, pada Sabtu (10/2) pada pukul 08.30 WIB, jenazah almarhum akan diberangkatkan dari rumah dinas Ketua Dewan Komplek Taman Setia Budi (Tasbi) menuju Gedung DPRD Sumut, dalam acara penghormatan terakhir dari unsur Forkopimda, pejabat Pemprov Sumut dan pimpinan maupun anggota DPRD Sumut.
Setelah acara penghormatan terakhir yang digelar di depan ruang paripurna DPRD Sumut, jenazah diberangkatkan menuju Jambur Halilintar Medan, untuk melaksanakan upacara adat bersama keluarga besar "Ginting Mergana", baik "Sembuyak, Klimbubu, Anak Beru".
Setelah acara adat selesai, jenazah di berangkatkan dari Jambur Halilintar ke kampung halaman, Desa Batukarang, untuk dikebumikan di pekuburan keluarga yang telah dibangunnya di areal perladangannya.(**)


Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemenkumham Sumut Gelar Perayaan Puncak HBP Ke-60, di Rutan Medan
Yasonna H Laoly: Perjanjian Ekstradisi Bersifat Progresif
Anak Agung Gde Krisna Dilantik Jadi Kakanwil Kemenkumham Sumut yang Baru
Caleg DPRDSU Drs Baskami Ginting Masih Raih 13.971 Suara
Almarhum Baskami Ginting Raih 13.971 Suara dari Dapil Sumut 2 di Pemilu 2024
DPRD SU Umumkan Pemberhentian Baskami Ginting dan Tetapkan Calon Penggantinya Ir Sutarto MSi
komentar
beritaTerbaru