Sabtu, 22 Juni 2024 WIB

PM Lee Puji Kontribusi Jokowi Besar Bagi Kawasan

* Jokowi dan Lee Saling Kenalkan Penerusnya
Redaksi - Selasa, 30 April 2024 09:39 WIB
414 view
PM Lee Puji Kontribusi Jokowi Besar Bagi Kawasan
(Foto: Antara/Muhammad Adimaja)
BERBINCANG: Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kedua kiri) didampingi Menhan sekaligus Calon Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) dan Wakil Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) s
Jakarta (SIB)


Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Jokowi menyerahkan kerjasama hubungan bilateral kepada masing-masing penerus yakni Wakil PM Singapura Lawrence Wong dan Presiden Terpilih RI Prabowo Subianto. PM Lee yakin keduanya akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.


"Saya senang saya dan Presiden Jokowi menyerahkan hubungan bilateral dalam keadaan baik kepada penerus kita," kata PM Lee dalam keterangan pers usai pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/4).

Baca Juga:

PM Lee yakin Prabowo dan Lawrence akan membawa hubungan keduanya ke arah lebih baik. Dia yakin hubungan bilateral Singapura dan Indonesia akan semakin berkembang.


"Dan saya yakin Pak Prabowo dan Deputy Prime Ministry Lawrence akan terus membawa hubungan ini ke tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Baca Juga:

"Semoga hubungan Singapura dan Indonesia terus berkembang di masa depan, atau seperti yang kita sebut 'Maju Jaya'," lanjut PM Lee.
Lee menyebut Presiden Joko Widodo berkontribusi besar bagi kawasan.


Menurut Lee, visi dan kepemimpinan Jokowi telah menjadikan perekonomian Indonesia berada pada posisi teratas. Hal ini jelas membawa dampak bagi kawasan.


"Jokowi telah menempatkan posisi dan pandangan ASEAN layak untuk didengarkan. Beliau telah membawa stabilitas dan kemajuan bagi Indonesia dan seluruh kawasan," ujarnya, seperti rilis pers yang diterima.


Peran Jokowi, menurut Lee, berhasil membawa Indonesia mencapai kesejahteraan. Imbasnya, negara-negara di kawasan juga ikut makmur. Seperti diketahui, ekonomi Indonesia merupakan yang terbesar di ASEAN.


"Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia telah menjadi sosok yang konstruktif dalam dunia yang terpecah belah, seperti yang kita saksikan pada masa kepemimpinan Indonesia di G20 dan juga kepemimpinannya di ASEAN," ujarnya.


"Saya merasa terhormat mendapat kehormatan untuk bekerja sama dengan Presiden Jokowi selama bertahun-tahun, selama dua periode menjabat sebagai presiden," tambahnya.



Bahas
Jokowi membahas sejumlah hal dalam pertemuan bilateral dengan Lee Hsien Loong. Pertemuan itu membahas berbagai kerja sama baik di bidang politik pertahanan hingga investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).


Pertama, Jokowi mengapresiasi implementasi perjanjian Re-alignment Flight Information Region (FIR) pertahanan dan ekstradisi. Jokowi berharap perjanjian itu dapat berjalan secara penuh.


"Tadi saya dengan PM Lee telah membahas beberapa hal yang pertama di bidang politik dan pertahanan kami menyambut baik telah berjalannya implementasi perjanjian FIR pertahanan dan ekstradisi yang ke depannya perlu dipastikan implementasinya berjalan penuh," kata Jokowi dalam keterangan pers seusai pertemuan.


Hal lain yang dibahas ialah bidang ekonomi, yakni investasi manufaktur tekstil hingga IKN. Jokowi mengapresiasi atas antusiasme 29 perusahaan Singapura yang menanamkan investasi di IKN.


"Yang kedua di bidang ekonomi telah kita tawarkan beberapa peluang-peluang investasi manufaktur tekstil di Kendal Industrial Park, kemudian ekonomi hijau melalui infrastruktur yang berkelanjutan dan pembangunan pusat data di Nongsa Batam," ujarnya.


"Saya juga mengapresiasi antusiasme 29 perusahaan Singapura dalam investasi di IKN dan saya mengharap dukungan pembangunan PLTS di IKN Nusantara. Rencana ekspor listrik ke Singapura terus didorong, termasuk investasi industri hijau pendukung," lanjut Jokowi.


Jokowi dan PM Lee juga membahas terkait ketahanan pangan. Keduanya sepakat mendorong kerja sama transfer teknologi dan pertukaran iptek pengolahan pangan.


"Dan untuk kerja sama produk halal Indonesia mengundang Singapura untuk menjadi pengembang tiga kawasan industri halal, yaitu di Bintan, di Serang, dan di Sidoarjo," ujarnya.


Keduanya juga membahas kerja sama penguatan transformasi kesehatan melalui pembangunan rumah sakit dan klinik. Kemudian pengembangan kapasitas tenaga medis digitalisasi kesehatan dan pengembangan KEK kesehatan di Bali.


"Terkait pendidikan Indonesia telah menyampaikan pentingnya reaktivasi kelompok kerja bersama dan saya juga mengundang Singapura untuk hadir di World Water Forum ke 10 di Bali," ujarnya.


Jokowi pun membahas konflik di kawasan Timur Tengah. Keduanya sepakat mendorong perdamaian di Timur Tengah dan memperkuat sentralitas ASEAN.


"Terakhir kami juga berdiskusi mengenai persoalan isu kawasan dan global kami sepakat terus untuk mendorong terciptanya perdamaian di Timur Tengah dan berupaya untuk terus memperkuat sentralitas ASEAN," ujarnya.


Saat Saling Kenalkan
Ada yang berbeda dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan PM Lee Hsien Loong.
Biasanya, saat sesi perbincangan di veranda belakang Istana, Presiden Jokowi hanya berbincang empat mata dengan kepala negara yang jadi tamunya.


Namun kali ini, Presiden Jokowi turut mengajak Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto. Di saat bersamaan, PM Lee juga didampingi Wakil PM Lawrence Wong, yang juga telah ditunjuk untuk menjadi PM Singapura selanjutnya.


Dalam sambutannya saat pertemuan bilateral kedua negara, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia dan Singapura akan memiliki pemimpin yang baru pada tahun 2024 ini. Presiden meyakini, kerja sama Indonesia dan Singapura akan semakin kuat di bawah kepemimpinan yang baru.


"Tahun ini Indonesia dan Singapura akan memiliki pemimpin baru. Saya yakin di bawah kepimpinan yang baru kerja sama yang saling menguntungkan akan terus kita perkuat," ujar Presiden Jokowi.


Presiden Jokowi turut menyampaikan apresiasi kepada PM Lee dan jajaran kabinetnya. Menurut Presiden Jokowi, kerja sama Indonesia dan Singapura telah berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan PM Lee.


"Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada PM Lee dan jajaran yang telah bekerja sama selama ini," ucap Presiden.
Sementara itu PM Lee mengatakan, ia dan Presiden Jokowi sudah tujuh kali melakukan sesi leaders retreat. Retreat yang ketujuh ini disebutnya istimewa karena merupakan yang terakhir dilakukannya dengan Presiden Jokowi.


"Dan saya sangat bersyukur bahwa Presiden dapat menerima saya dan menerima saya di sini hanya beberapa minggu sebelum saya menyerahkan kunjungan resmi terakhir saya sebagai Perdana Menteri," ungkap PM Lee.


Ia menyebutkan, selama satu dekade terakhir Indonesia dan Singapura telah mencapai kemajuan luar biasa melalui kerja sama di berbagai bidang, antara lain kerja sama pertahanan dan ekonomi.


Lebih lanjut PM Lee juga menyinggung soal pertemuan yang dilakukannya berempat dengan Presiden Jokowi yang mengajak serta Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil PM Lawrence Wong.


Biasanya, ia hanya melakukan pertemuan berdua saja dengan Presiden Jokowi.


PM Lee mengaku senang karena dalam pertemuan itu ada kesempatan saling memperkenalkan calon pemimpin baru. "Saya senang, saya dan Presiden Jokowi menyerahkan hubungan bilateral dalam keadaan baik kepada penerus kita. Dan saya yakin Pak Prabowo dan Deputi PM Lawrence akan terus membawa hubungan ini ke tingkat yang lebih tinggi," ungkap PM Lee.


"Semoga hubungan Singapura dan Indonesia terus berkembang di masa depan, atau seperti yang kita sebut Maju Jaya," tambahnya.


Untuk diketahui, PM Lee Hsien Loong akan mengundurkan diri dari jabatannya pada 15 Mei 2024 mendatang dan wakilnya Lawrence Wong akan mengambil alih jabatan tersebut. Sementara itu, Presiden Jokowi juga akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober mendatang.

Komisi Pemilihan Umum pun telah menetapkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2024-2029. (**)



SHARE:
Tags
beritaTerkait
Korban Judi Online Dapat Bantuan Bansos, Jokowi: Itu Nggak Ada
Presiden Shalat Idul Adha di Semarang
Unjuk Rasa di Polres dan Pemkab Tapsel Minta Presiden Jokowi Atensi Permasalahan PTPN IV Muara Opu
Tak Takut Lawan Mantu Jokowi di Pilgubsu, Edy: Mantu Malaikat pun Saya Lawan
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono Mendadak Mundur Dari Jabatannya, Kenapa ?
Presiden Jokowi Tiba di Rumah Duka Istri Habib Lutfhi
komentar
beritaTerbaru