Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 20 April 2026

Serangan Terarah ke Elite Pertahanan Iran : Peran Sentral CIA, Pantau Berbulan-Bulan Khamenei

Redaksi - Minggu, 01 Maret 2026 16:58 WIB
985 view
Serangan Terarah ke Elite Pertahanan Iran : Peran Sentral CIA, Pantau Berbulan-Bulan Khamenei
Handout via AFP Baca artikel detiknews, "Khamenei Bersumpah Akan Balas Serangan Israel-AS terhadap Iran!" selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-7619065/khamenei-bersumpah-akan
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Washington(harianSIB.com)

Serangan gabungan AS dan Israel yang berhasil menargetkan jantung pemerintahan Iran pada Sabtu (28/2/2026), ternyata tak lepas dari peran vital Central Intelligence Agency (CIA).

Badan intelijen AS tersebut dilaporkan telah melacak pergerakan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, selama berbulan-bulan.

Dikutip dari New York Times dan dilansir kompas.com, Minggu (1/3/2026), CIA berhasil mengidentifikasi lokasi persis serta pola perilaku Khamenei dengan tingkat akurasi tinggi.

Baca Juga:

Informasi intelijen ini mengungkap bahwa sebuah pertemuan rahasia pejabat tinggi Iran akan berlangsung pada Sabtu pagi di kompleks kepemimpinan Teheran, dan Khamenei dipastikan hadir di sana.

Serangan sempat direncanakan malam hari

Awalnya, Washington dan Tel Aviv berencana melancarkan serangan pada malam hari di bawah perlindungan kegelapan.

Namun, menyusul informasi intelijen terbaru mengenai pertemuan tersebut, waktu operasi diputuskan diubah guna memaksimalkan peluang melumpuhkan seluruh jajaran elite pertahanan Iran sekaligus.

Pertemuan tersebut dilaporkan berlangsung di kompleks yang menaungi kantor kepresidenan, pemimpin tertinggi, serta Dewan Keamanan Nasional Iran.

Baca Juga:

CIA meneruskan data lokasi presisi ini kepada militer Israel, yang kemudian mengeksekusi operasi pembunuhan terarah tersebut.

Operasi dimulai sekitar pukul 06.00 pagi waktu Israel saat jet-jet tempur lepas landas dengan persenjataan amunisi jarak jauh yang sangat akurat.

Pukul 09.40 waktu Teheran, rudal-rudal tersebut menghantam kompleks pemerintahan saat para pejabat senior keamanan Iran tengah berkumpul.

Meski Iran telah bersiap menghadapi perang, Israel diklaim berhasil mencapai "kejutan taktis".

Serangan dilakukan secara serentak di beberapa titik lokasi pertemuan tokoh politik dan keamanan senior.

Pada Minggu, kantor berita negara Iran, IRNA, mengonfirmasi kematian dua petinggi militer yang menjadi target utama, Laksamana Muda Ali Shamkhani dan Mayor Jenderal Mohammad Pakpour.

Baca Juga:

Seorang mantan pejabat AS mengungkapkan bahwa kemampuan intelijen Washington meningkat drastis sejak konflik 12 hari pada Juni tahun lalu.

Selama periode tersebut, AS mempelajari secara mendalam bagaimana Khamenei dan IRGC berkomunikasi serta bergerak dalam kondisi tertekan.

Pengetahuan inilah yang digunakan untuk memprediksi pergerakan Khamenei dengan lebih tajam.

Selain kompleks kepemimpinan, serangan lanjutan juga menyasar lokasi persembunyian para perwira intelijen utama Iran.

Meski pejabat intelijen tertinggi dilaporkan berhasil meloloskan diri, jajaran senior badan intelijen Iran disebut telah "hancur lebur".

Operasi tersebut juga menunjukkan kegagalan para pemimpin Iran untuk mengambil tindakan pencegahan yang memadai agar tidak mengekspos diri mereka sendiri pada saat Israel dan AS mengirimkan sinyal yang jelas bahwa mereka sedang bersiap untuk perang. (*)

Baca Juga:

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
MTQ ke-59 Kecamatan Medan Maimun Resmi Dibuka, Camat Ajak Warga Cintai Al-Qur’an
BKSAP DPR: Regulasi AI Pertanian Harus Lindungi Petani Kecil
Kunjungi Toko Merchandise PSMS, Gubernur Bobby Harapkan Peningkatan Pemasukan Klub
MA Terbitkan Perma 3/2025, Pengendali Korporasi Bisa Dipidana dalam Kasus Pajak
Kejati Jateng Tahan Gus Yazid Ditahan dalam Kasus Korupsi BUMD Cilacap Rp 20 Miliar
Film “Timur” Gelar Special Screening di 17 Kota, Penonton Puji Aksi dan Emosi Debut Penyutradaraan Iko Uwais
komentar
beritaTerbaru