Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

Kota Sibolga Marak Rayap Besi

*Manajer Hotel Dainang harapkan Atensi Kapolres
Marlon Pasaribu - Minggu, 30 Agustus 2026 17:31 WIB
375 view
Kota Sibolga Marak Rayap Besi
Foto: harianSIB.com/Marlon Pasaribu
Manager Hotel Dainang Sibolga Wagner Lumbantobing membuat Laporan Polisi di Polres Sibolga terkait pencurian kabel parabola Hotel Dainang Sibolga, Sabtu (29/8/2026).

Sibolga(harianSIB.com)

Kota Sibolga yang dari dahulu terkenal aman sepertinya sudah tidak seaman dulu lagi.

Masalahnya, sekarang disana banyak terjadi kejahatan rayap besi yang sangat merugikan dan meresahkan masyarakat.

Sabtu (29/8/2026), sekitar pukul 18.00 WIB, dua orang pelaku rayap besi kedapatan saat mencoba mencuri kabel parabola Hotel Dainang Sibolga, padahal lokasi hotel berada di daerah elit dan daerah pemerintahan Kotamadya Sibolga.

Beruntung aksi kedua orang terduga maling kabel ini dipergoki karyawan hotel, Willy Lumbantobing, yang sedang melakukan patroli ke lantai II hotel. Kedua pelaku itu pun terbirit-birit melarikan diri dengan cara melompat ke arah rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah yang berada persis bersebelahan dengan hotel.

Baca Juga:

Aksi terbirit-birit mereka melarikan diri membuat barang-barang milik mereka tertinggal di lokasi, yaitu handphone (HP), sandal, baju dan 2 tas travel berisi gulungan kabel seberat kurang lebih 50 Kg.

Aksi percobaan pencurian ini langsung dilaporkan manager hotel, Wagner Lumbantobing, ke Polres Sibolga yang berada tidak jauh dari TKP dengan nomor pengaduan LP/B/145/VIII/2026/SPKT/Polres Sibolga/Polda Sumatera Utara.

Kepada SIB, Wagner Lumbantobing usai membuat laporan polisi menceritakan, aksi pencurian tersebut diketahui pertama sekali oleh pegawai hotel Willy Tobing yang sedang patroli ke lantai II dan melihat 2 orang sedang merusak kabel parabola milik hotel. Willy langsung meneriaki mereka maling...maling...maling.

Menyadari aksinya diketahui pegawai hotel, kedua maling tersebut langsung melompat ke lantai bawah lalu melarikan diri dengan cara melompati tembok masuk ke rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah yang berada persis bersebelahan dengan hotel dan lompat tembok lagi keluar ke jalan raya tanpa sempat dikejar petugas Satpol PP yang berjaga di rumah dinas bupati.

Tidak berhasil menangkap pelaku, pegawai tersebut kemudian menemui manager hotel dan melaporkan seluruh kejadian.

Di tempat maling tersebut beraksi ditemukan sejumlah barang bukti yang tidak sempat dibawa para pelaku, masing-masing 1 unit HP, sandal, baju dan 2 tas travel berisi gulungan kabel seberat kurang lebih 50 Kg.

"Akibat kejadian ini pihak hotel mengalami kerugian hingga Rp 15 juta, karena seluruh jaringan parabola ke kamar hotel mengalami kerusakan total dan terputus," terang Wagner Tobing.

Lebih lanjut Wagner mengatakan agar kasus ini diatensi Kapolres Sibolga dan minta para pelaku ditangkap dan diproses hukum secepatnya.

"Beberapa waktu lalu kejadian serupa sudah terjadi di hotel. Kabel listrik lampu taman dipotong oleh maling rayap besi dari area taman hotel. Ini kemudian terjadi lagi upaya pencurian kabel parabola serta dalam tas yang mereka tinggalkan ditemukan banyak potongan-potongan kabel seberat lebih kurang 50 Kg. Kita duga itu hasil pencurian mereka dari tempat lain. Sungguh sangat meresahkan kejadian ini. Saya harapkan perhatian Bapak Kapolres untuk membekuk para pelaku secepatnya. Melakukan patroli di Sibolga agar keamanan masyarakat terjamin dan Sibolga kembali menjadi kota yg dikenal akan keamanannya," ujar Wagner.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Percut Sei Tuan Ringkus Sejumlah Tersangka Kasus Pencurian dan Penggelapan
Polisi Bekuk Pencuri Kabel Listrik
Banyak Kabel Listrik Kendor, DPRD Sergai Diminta Panggil Pimpinan PLN Seirampah
Sejumlah Rumah Rusak, Baliho Bertumbangan, Kabel-kabel Listrik Tertimpa Pohon
Polisi Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan
2 Pencuri Kabel Listrik PLN Medan Ditangkap
komentar
beritaTerbaru