Kamis, 18 Juli 2024

Gunung di Papua Nugini Runtuh, 300 Orang Lebih Tertimbun Longsor

Redaksi - Minggu, 26 Mei 2024 09:37 WIB
742 view
Gunung di Papua Nugini Runtuh, 300 Orang Lebih Tertimbun Longsor
Foto: Emmanuel Eralia via Reuters
LONGSOR: Warga tampak berjalan di tengah kerusakan tanah longsor yang menimbun 300 orang lebih dan 1.100 rumah di Provinsi Enga, Papua Nugini, Jumat (24/5).
Port Moresby (SIB)
Lebih dari 300 orang dilaporkan tertimbun tanah longsor besar yang meratakan satu desa terpencil di wilayah Papua Nugini bagian utara. Lebih dari 1.100 rumah penduduk setempat diperkirakan tertimbun longsor.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (25/5), ratusan orang dikhawatirkan tewas akibat tanah longsor yang melanda Desa Kaokalam di Provinsi Enga pada Jumat (24/5) dini hari, sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Desa itu berjarak sekitar 600 kilometer sebelah barat laut ibu kota Port Moresby.

Sebagian besar warga setempat sedang tertidur saat longsor melanda, sehingga memicu kekhawatiran banyaknya korban jiwa.

Baca Juga:

Laporan media setempat, Papua New Guinea Post Courier, yang mengutip keterangan salah satu anggota parlemen bernama Aimos Akem, menyebut tanah longsor itu telah menimbun lebih dari 300 orang dan mengubur sedikitnya 1.182 rumah di area tersebut.

Akem belum memberikan pernyataan lebih lanjut saat dihubungi oleh Reuters via media sosial.

Baca Juga:

Sementara itu, laporan media Australia, Australian Broadcasting Corp, melaporkan pada Sabtu (25/5) waktu setempat bahwa sedikitnya empat jenazah korban telah dievakuasi dari timbunan longsor di area tersebut, setelah tim darurat mencapai daerah terdampak yang berpenduduk jarang.

Jumlah korban tewas akibat longsor ini diperkirakan masih akan bertambah.

Salah satu tokoh masyarakat di lokasi longsor, Steven Kandai, mengatakan kepada AFP bahwa banyak warga tidak memiliki waktu untuk mengungsi.

"Tiba-tiba terjadi tanah longsor besar. Gunung itu tiba-tiba runtuh saat orang-orang masih tertidur," tuturnya, sembari menyebut rumah-rumah warga "tertimbun sepenuhnya" oleh longsor.

Tanah longsor itu dilaporkan memblokir akses jalan raya di wilayah tersebut, sehingga menjadikan helikopter sebagai satu-satunya cara untuk menjangkau area itu.


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Simalungun Terima Kunjungan Kepala Subdirektorat Perencanaan Pendanaan BNPB Pusat
RI Resmi Ekspor Listrik ke Papua Nugini
Coklit Pilkada 2024 Sumut Sudah Capai 79 Persen
Kapolsek di Labuhanbatu Ziarah ke Makam Tuan Guru Gunung Selamat I
Jalan penghubung Dolok Panribuan -Hatonduhan - Tanahjawa Simalungun Diperbaiki Melalui Gotong Royong
Hampir Setahun Terbiarkan, Beram Longsor di Jalinsum Pematangsiantar Tidak Kunjung Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru