Batubara (SIB)
Pandemi
Covid-19 bukan hanya berdampak sektor kesehatan, namun juga pada permasalahan sosial. Untuk mengatasinya, pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 termasuk di Desa Simpang Dolok kecamatan Datuk Limapuluh Kabupaten Batubara. Namun bantuan BLT disinyalir tidak tepat sasaran.
Op. Marianti Br Siallagan (77) dan Op.Rapi Boru Samosir (56) warga Dusun V Desa Simpang Dolok yang ekonominya pas-pasan menyampaikan, dia tidak pernah dapat bantuan langsung tunai (BLT) dampak Covid-19. Bantuan tunai melalui dana desa, bantuan minyak goreng, bantuan untuk Lansia dari Dinsos tidak diperolehnya.
Op. Rapi Samosir menambahkan,oknum kepala dusun lebih sering mendata dan memberikan bantuan kepala keluarganya. “Kami memohon Dinas Sosial agar mendata ulang warga yang menerima bantuan agar dapat diberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan,” pintanya.
Sementara itu, Sugeng Kepala Dusun VI saat dikonfirmasi melalui WhatsApp nya tentang data warga penerima BLT tidak mau meresponnya, sampai berita ini diturunkan.(E12/d)