Kamis, 18 Juli 2024

Kejari Gunungsitoli Sidik Dugaan Korupsi di Dinas SDA CK & TR Provsu

Redaksi - Kamis, 30 November 2023 21:37 WIB
411 view
Kejari Gunungsitoli Sidik Dugaan Korupsi di Dinas SDA CK & TR Provsu
Foto: Dok/Kejari Gunungsitoli
Beri Keterangan: Kajari Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH (tengah) didampingi para kepala seksi saat memberi keterangan pers di Kejari Gunungsitoli Nias, Kamis (30/11-2023).

Tim kaksa penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitolisedang menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait pekerjaan pembangunan penguatan tebing Sungai Idanogawo tahun anggaran (TA) 2022 pada Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya & Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara (Dinas SDA CK & TR Prov Sumut) UPT Pengelolaan Irigasi Nias dengan nilai kontrak sebesar Rp 3.039.163.539,05.

“Penanganan kasusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-05/L.2.22/Fd.1/10/2023, 24 Oktober 2023. Sedang mengenai kerugian keuangan negara masih dalam proses penghitungan,” sebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungsitoli melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Sulaiman Rifai SH, sebagaimana dalam siaran persnya via WA, Kamis (30/11/2023) malam.

Bahkan, tambah Sulaiman, pada tingkat pemeriksaan penyidikan ini penyidik ada menerima pengembalian uang sebesar Rp 622.000.000, Kamis (30/11/2023), untuk selanjutnya disita dan menjadi barang bukti untuk pemulihan kerugian keuangan negara dalam perkara ini, sebagaimana instruksi jaksa agung.

Disampaikan, terkait pembangunan perkuatan tebing Sungai Idanogawo berlokasi di Desa Ahedano, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias ini, diduga terdapat penyimpangan fisik yang tidak sesuai dengan kontrak seperti, ditemukan bangunan roboh akibat kedalaman pondasi tidak sesuai standar konstruksi, terdapat material yang tidak sesuai ukuran, sehingga kondisi pekerjaan rentan akan rubuh dan kualitas bangunan rendah tidak sesuai dengan kontrak.

“Kejari Gunungsitoli akan maksimal melaksanakan Instruksi Jaksa Agung Nomor 08 Tahun 2023 tanggal 29 September 2023 tentang Optimalisasi Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus yaitu melaksanakan sita eksekusi sesuai dengan hukum acara,” katanya.

Namun diakui, hingga saat ini tim jaksa penyidik belum menetapkan tersangkanya, meskipun penanganan perkara sudah tingkat penyidikan. (**)



Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terkait Dugaan Penyimpangan, Kejari Medan Panggil Pejabat di PUD Pasar Medan
Kejagung Intensif Tangani Kasus Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Diapresiasi
Kajari Gunungsitoli: Donor Darah Bentuk Kepedulian Kepada Warga
Komjak Minta Kejagung Tak Gentar Ungkap Mega Korupsi
Temuan BPK RI, Ketua DPRD Nias Dipanggil Kejari
Dugaan Korupsi, Jaksa Panggil Ketua DPRD Nisbar dan 4 Rekannya
komentar
beritaTerbaru