Kamis, 18 Juli 2024

Kejari Gunungsitoli Sidik Dugaan Korupsi Proyek Penguatan Tebing Sungai di Nias Rp 3 M pada Dinas SDA CK & TR Prov Sumut

* Sita Uang Pengembalian Rp 622 Juta Jadi Barang Bukti
Redaksi - Jumat, 01 Desember 2023 20:35 WIB
470 view
Kejari Gunungsitoli Sidik Dugaan Korupsi Proyek Penguatan Tebing Sungai di Nias Rp 3 M pada Dinas SDA CK & TR Prov Sumut
(Foto: Dok/Kejari Gunungsitoli)
Keterangan Pers: Kajari Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH (tengah) didampingi para kepala seksi saat keterangan pers di Kejari Gunungsitoli Nias, Kamis (30/11). 
Medan (SIB)
Tim Jaksa penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli kini sedang menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait pekerjaan Pembangunan Penguatan Tebing Sungai Idanogawo Tahun Anggaran (TA) 2022 pada Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya & Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara (Dinas SDA CK & TR Prov Sumut) UPT Pengelolaan Irigasi Nias dengan nilai kontrak sebesar Rp 3.039.163.539,05.
“Penanganan kasusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-05/L.2.22/Fd.1/10/2023, 24 Oktober 2023. Sedang mengenai kerugian keuangan negara masih dalam proses penghitungan,” sebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Sulaiman Rifai SH, sebagaimana dalam siaran persnya via Wa, Kamis (30/11) malam.
Bahkan tambah Kajari, pada tingkat pemeriksaan penyidikan ini penyidik ada menerima pengembalian uang sebesar Rp 622.000.000, Kamis (30/11), untuk selanjutnya disita dan menjadi barang bukti untuk pemulihan kerugian keuangan negara dalam perkara ini, sebagaimana instruksi Jaksa Agung.
Disampaikan, terkait Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Idanogawo berlokasi Desa Ahedano, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias ini, diduga terdapat penyimpangan fisik yang tidak sesuai dengan kontrak seperti, ditemukan bangunan roboh akibat kedalaman pondasi tidak sesuai standar konstruksi, terdapat material yang tidak sesuai ukuran, sehingga kondisi pekerjaan rentan akan rubuh dan kualitas bangunan rendah tidak sesuai dengan kontrak.
“Kejari Gunungsitoli akan maksimal melaksanakan Instruksi Jaksa Agung Nomor 08 Tahun 2023 tanggal 29 September 2023 tentang Optimalisasi Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus yaitu melaksanakan sita eksekusi sesuai dengan hukum acara,” kata Kajari Parada Situmorang.
Namun diakui, hingga saat ini tim jaksa penyidik belum menetapkan tersangkanya, meskipun penanganan perkara sudah tingkat penyidikan. (**)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Gunungsitoli Berikan Hewan Kurban ke Masjid Jami Ilir
Kejari Gunungsitoli Baksos di SD Daerah Tertinggal
Jaksa Tahan Konsultan Pengawas Proyek Jalan Desa Strategis Nisbar
Kajari Gunungsitoli: Donor Darah Bentuk Kepedulian Kepada Warga
Kejari Gunungsitoli Peringkat 2 Capaian Kinerja dan Penanganan Tipikor
Kejari Gunungsitoli Diapresiasi Peringkat ke-2 Kinerja dan Penanganan Tipikor
komentar
beritaTerbaru