Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 12 Mei 2026

Dugaan Monopoli Proyek Ikon Desa, PMD Tapteng Klaim Tidak Tahu

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 05 Mei 2026 11:58 WIB
534 view
Dugaan Monopoli Proyek Ikon Desa, PMD Tapteng Klaim Tidak Tahu
Foto: harianSIB.com/Dok
Salah satu ikon desa di Tapteng.

Tapteng(harianSIB.com)

Dugaan monopoli proyek ikon desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mulai disorot oleh publik. Pasalnya, proyek anggaran tahun 2025 ini dinilai sarat kepentingan dan diduga tidak melalui mekanisme yang transparan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 159 desa di Tapanuli Tengah diwajibkan membangun ikon desa dengan nilai anggaran sekitar Rp15 juta per ikon desa. Jika diakumulasi, total anggaran proyek tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp2,3 miliar.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dari total anggaran Rp15 juta per unit, hanya sebagian kecil yang digunakan untuk pembangunan fisik.

"Nilainya memang Rp15 juta. Tapi yang digunakan untuk konstruksi hanya sekitar Rp3 juta, biasanya untuk dudukan dari batako atau material sederhana yang diplester," ujarnya.

Baca Juga:
Namun, menurut pria berperawakan gagah ini, pelaksanaan kegiatan ini memunculkan sejumlah kejanggalan. Proyek pembuatan ikon desa diduga dimonopoli oleh pihak tertentu tanpa melalui proses pengadaan yang terbuka dan kompetitif sebagaimana prinsip tata kelola keuangan desa.

Sumber tersebut juga mengungkap adanya dugaan tekanan terhadap para kepala desa agar mengikuti program tersebut.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rp 150 Juta Dana Desa Sekip Raib di Parkiran Disdukcapil Deliserdang
Tumpang Tindih Dana Desa
Pemerintah Telah Kucurkan Dana Desa Rp 187 Triliun
Pengadaan Ambulance Rp 245 Juta Menggunakan Dana Desa di PIR ADB Langkat Jadi Sorotan Berbagai Kalangan
Mantan Kades Batu Gungun Dairi Diminta Kembalikan Dana Desa 2017 Rp400 Juta
Kasasi Ditolak, Kejari Sibolga Keluarkan Surat DPO Heppy Rosmani Sinaga
komentar
beritaTerbaru