Remaja Sopir Truk Terduga Pelaku Asusila di Tapteng Nyaris Jadi Sasaran Amuk Massa
Tapteng(harianSIB.com)Seorang sopir truk yang masih remaja berinisial AM (17), warga Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng),
Tapteng(harianSIB.com)
Petani di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara, kembali menyuarakan keluhan pelik yang dirasakan belakangan ini.
Pasalnya, pupuk bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama dan penopang biaya tanam ratusan petani di wilayah Kecamatan Sibabangun, Tapteng, justru semakin sulit ditemukan.
Para petani mengaku telah mendatangi satu per satu kios pengecer maupun agen resmi penyalur di beberapa kecamatan namun hasilnya nihil. Stok pupuk kosong atau tidak tersedia sama sekali.
Baca Juga:"Sudah seminggu ini kami cari ke mana‑mana, mulai dari agen sampai kios pengecer di desa‑desa, tapi jawabannya sama saja, tidak ada pupuk bersubsidi. Padahal sekarang waktunya kami menanam, kalau terlambat, panen nanti bisa mundur dan risiko gagal panen lebih besar," ucap Yahya Harahap warga Desa Mombang Boru kepada wartawan di Sibabangun, Minggu (24/5/2026).
Sebagai petani petani kecil, pria paruh baya ini mengaku dirinya sangat menggantungkan diri pada pupuk bersubsidi karena harga pupuk non‑subsidi harganya sudah sangat mahal, tidak terjangkau mereka.
Yahya menyebutkan, jenis pupuk yang paling langka adalah urea, NPK, dan SP-36. Jika pun ada yang tersedia dalam jumlah sangat terbatas, pembelian sering kali dibatasi kuota per orang, bahkan ada yang mensyaratkan harus memiliki Kartu Tani yang lengkap berkasnya.
"Masalahnya, tidak semua teman‑teman petani kami punya Kartu Tani atau terdaftar di e-RDKK. Akibatnya, kami yang belum terdata dipersulit, malah dibilang tidak berhak," katanya dengan nada kesal.
Diungkapkannya, pertumbuhan padi saat ini usia tanam sudah satu minggu hingga dua pekan belum mendapatkan pemupukan tahap pertama.
Kondisi ini dapat mempersulit fase awal yang krusial untuk pertumbuhan tanaman dan peningkatan jumlah anakan padi.
Sementara itu, Lobe Ansor Harahap selaku Ketua Gapoktan Desa Mombang Boru menilai situasi kelangkaan pupuk subsidi semakin memburuk sejak awal tahun 2025.
Fakta di lapangan memperlihatkan kontradiksi dengan kebijakan pemerintah yang sebenarnya telah menurunkan harga eceran tertinggi untuk pupuk bersubsidi.
"Tahun ini harga pupuk memang lebih murah karena subsidi ditambah pemerintah. Tapi barangnya justru sulit didapat. Itu lebih parah dari sebelumnya," sebutnya.
Para petani mengeluhkan ketiadaan pasokan yang membuat penurunan harga komoditas bersubsidi tersebut menjadi tidak krusial bagi kelangsungan produksi harian mereka.
Sesuai informasi yang dihimpun, pada 2024 harga pupuk bersubsidi jenis Urea tercatat sebesar Rp2.250 per kilogram atau Rp112.500 per karung isi 50 kilogram, sementara jenis NPK dijual seharga Rp2.300 per kilogram atau Rp115.000 per karung.
Pemerintah kemudian menurunkan harga tersebut mulai tahun 2025 menjadi Rp1.800 per kilogram untuk Urea atau sekitar Rp90.000 per karung isi 50 kilogram, sedangkan untuk jenis NPK menjadi Rp1.840 per kilogram atau sekitar Rp92.000 per karung.
"Untuk apa harga turun kalau pupuk tidak ada. Kami tidak tahu harus mengadu ke mana. kami berharap kepada Dinas pertanian Tapanuli Tengah, supaya lebih serius mengawasi pendistrbusia pupuk subsidi tersebut," ujar Lobe Ansor.
Dikonfirmasi ke Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tapanuli Tengah, Jinto Siburian, mengatakan, pihaknya akan melakukan penelusuran ke tingkat distributor dan kios kios resmi.
"kita akan cek ke lapangan, apa masalahnya kelangkaan pupuk tersebut," ucapnya, Minggu (24/5/2026) sore. (**)
Tapteng(harianSIB.com)Seorang sopir truk yang masih remaja berinisial AM (17), warga Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng),
Rantauprapat(harianSIB.com)Setelah sempat mengalami blackout yang mengganggu aktivitas masyarakat selama 2 hari terakhir, sistem kelistrikan
Taput(harianSIB.com)Kawasan Muara dan Pulau Sibandang di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), mendadak semarak pada Minggu (24/5/2026). Ratusan
Tapteng(harianSIB.com)Petani di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara, kembali menyuarakan keluhan pelik yang dirasak
Medan(harianSIB.com)Pemadaman listrik secara total atau blackout lebih dari 24 jam yang terjadi di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)
Medan(harianSIB.com)Sejumlah pengurus dan kader Pemuda Panca Marga (PPM) di Sumatera Utara menilai Ketua Karateker PD PPM Sumut, Deni Sugara
Pekanbaru(harianSIB.com)PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera kembali normal pascagangguan meluas pada jaringan transmi
Nias(harianSIB.com)Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Nias, menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di kawasan wisata Pantai Bo
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria, IS (43), terduga pengedar sabu ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan, di kawasan Jala
Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi dan target Net
Medan(harianSIB.com)Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Pelita I, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (
Jakarta(harianSIB.com)Penurunan drastis kualitas ekologi dan merosotnya kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba memic