Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Vihara Avalokitesvara Bangun Kolumbarium Baru Senilai Rp5 Miliar, Ketua InTi Labuhanbatu Ajak Masyarakat Bersatu Mendukung

Efran Simanjuntak - Selasa, 09 Juni 2026 16:51 WIB
226 view
Vihara Avalokitesvara Bangun Kolumbarium Baru Senilai Rp5 Miliar, Ketua InTi Labuhanbatu Ajak Masyarakat Bersatu Mendukung
Foto: Dok/Acan
Ketua PC InTi Labuhanbatu, DR (HC) Sujian/Acan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kolumbarium Vihara Avalokitesvara, disaksikan tokoh agama Buddha, tokoh etnis Tionghoa dan undangan lainnya, Selasa (9/6/2026).

Acan juga menyampaikan rasa bangga karena Labuhanbatu menjadi salah satu daerah yang telah memiliki fasilitas kolumbarium, sementara sejumlah kabupaten dan kota di sekitarnya belum memiliki sarana serupa.

"Kami merasa bangga karena Labuhanbatu bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Semoga pembangunan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Kolumbarium Vihara Avalokitesvara, Ir Johny melaporkan, pembangunan dilakukan di tengah kondisi harga material yang masih berfluktuasi. Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

Bangunan kolumbarium tersebut akan berdiri di atas lahan dengan ukuran teknis 15 x 30 meter dan dirancang memiliki 3 lantai, lengkap dengan fasilitas pendukung yang memadai.

Acara peletakan batu pertama itu dihadiri sejumlah tokoh agama Buddha dan pimpinan organisasi masyarakat, di antaranya jajaran pengurus Yayasan Vihara Buddha Jayanti, Vihara Silamaitreya, Yayasan Perguruan Panglima Polem Rantauprapat, Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Labuhanbatu, serta berbagai tokoh masyarakat Tionghoa di Labuhanbatu.

Kolumbarium, atau yang lebih dikenal sebagai rumah abu, adalah bangunan atau ruangan khusus yang digunakan untuk menyimpan guci berisi abu jenazah dan papan nama setelah proses kremasi. Pembangunan kolumbarium ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelayanan umat, tetapi juga simbol kebersamaan, kepedulian sosial dan kontribusi nyata masyarakat Tionghoa dalam mendukung perkembangan fasilitas keagamaan di Kabupaten Labuhanbatu. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Karo Dirangkai Peletakan Batu Pertama Rehabilitasi Masjid Jami
Anggota DPR RI Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rusunawa di Kompleks Pusat Spiritualitas Karmel
Hari Ini Peletakan Batu Pertama Pembangunan Monumen KM Sinar Bangun Berbiaya Rp4 M di Tigaras
Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekolah Minggu GKPS Bandar Tongah, Simalungun Sukses
Miliki Krematorium dan Kolumbarium, Vihara TDS Angsapura Dukung Pemerintah Minimalisir Lahan Kuburan
Dandim 0208/AS Letkol Inf Enjang SIP Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah YSBA Kisaran
komentar
beritaTerbaru