Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 24 Mei 2026
Terungkap di Reses Anggota DPRD Medan Anton Panggabean

Ratusan Warga Pemegang KKS di Medan Perjuangan Tak Dapat Bantuan Pemerintah

- Senin, 09 Juli 2018 10:48 WIB
381 view
Ratusan Warga Pemegang KKS di Medan Perjuangan Tak Dapat Bantuan Pemerintah
SIB/Dok
RESES : Anggota DPRD Medan Anton Panggabean didampingi Camat Medan Timur Parulian Pasaribu dan Camat Medan Perjuangan Fahri Matondang ketika melaksanakan resesnya yang kedua tahun 2018, Dapil Medan IV di Jalan Pelita VI No 90 Pasar II Kelurahan Tegal Rejo
Medan (SIB) -Ratusan warga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Medan Perjuangan sudah dua tahun tak mendapat bantuan dari pemerintah. Persoalan itu terungkap dalam kegiatan reses II Tahun 2018 yang diselenggarakan anggota DPRD Medan Anton Panggabean SE MSi di Jalan Pelita VI No 90 Pasar II Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kamis (5/7).

Manalu, salah seorang  warga  mengaku sudah pernah membantu warga lain untuk mendapatkan bantuan yang kebetulan penyalurannya dilakukan tak jauh dari rumahnya di sekitar Jalan Pelita VI. Namun petugas  tak mau memberikan bantuan dengan alasan kartu yang dipegang warga tak sesuai dengan kartu yang dimiliki warga lain penerima bantuan.

"Kartu yang sudah menerima bantuan bentuknya seperti ATM, sedangkan warga yang belum mendapat bantuan memegang kartu terbuat dari kertas karton. Cuma itu aja perbedaannya," ujar Manalu. 

Menurut dia, warga pemegang KKS yang tidak mendapat bantuan  itu tidak hanya di Kelurahan Tegalrejo tapi masih banyak lagi di kelurahan lain yang ada di Kecamatan Medan Perjuangan.

"Melalui forum ini saya berharap pak camat dan pak Anton bisa mencarikan jalan keluarnya, sehingga warga miskin yang memiliki KKS bisa mendapatkan haknya berupa bantuan beras dan lain sebagainya," tambah Manalu.

Camat Medan Perjuangan, Fahri Matondang yang hadir di acara itu bersama Camat Medan Timur Parulian Pasaribu serta Lurah Tegal Rejo Nuhan Hasibuan mengaku sama sekali tak tahu seperti apa pengelolaan maupun penyaluran bantuan terhadap warga pemegang KKS.

"Kami tak pernah dilibatkan dalam program ini, makanya saya tak bisa menjawab mengapa begitu banyak warga pemegang KKS bisa tak mendapatkan bantuan. Coba ditanyakan sama petugas TKSK (Tenaga Kerja Sosial Kecamatan), kami tidak punya wewenang untuk ini," ucap Matondang.

Menurut Camat Medan Timur Parulian Pasaribu, permasalahan ini bisa saja terjadi karena kurang akuratnya pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). "Begitupun nanti akan kita coba membantu mencarikan jalan keluarnya," janji Pasaribu.

Anton Panggabean meminta warga yang belum mendapat fasilitas BPJS dari pemerintah supaya melengkapi berkas-berkas yang diperlukan, seperti KK dan KTP. Sebab jika dokumen ini tak ada tak mungkin bisa menjadi peserta BPJS.

"Kalau berkasnya tidak lengkap bagaimana mungkin bisa diurus BPJS-nya, masalah seperti ini sering saya hadapi. Ada puluhan warga minta tolong ke rumah saya supaya bisa dapat BPJS gratis dari pemerintah, tapi KK sama KTP-nya gak ada," ujar Politisi Partai Demokrat itu menjawab berbagai keluhan warga soal BPJS. (A10/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru