Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Medan Plus Tularkan Kepedulian Pada Penderita HIV/AIDS

- Jumat, 28 September 2018 12:08 WIB
374 view
Medan (SIB) -Sampai Juni 2018, Medan Plus yang merupakan organisasi anti narkoba dan peduli HIV/AIDS melayani dan memberikan pendampingan kepada 5114 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di tiga provinsi yakni di Provinsi Sumut, Provinsi Pangkal Pinang dan Provinsi Bengkulu.

Pembina Medan Plus, Eban Totonta Kaban menuturkan organisasi ini terus menularkan kepedulian pada ODHA dan para pecandu narkoba.

"Medan Plus ini hadir bertujuan terus menularkan kepedulian pada orang penderita HIV/AIDS dan mantan pecandu narkoba. Kami ingin menghapuskan cap buruk untuk orang yang terkena HIV dan mantan pengguna narkoba," katanya dalam sambutan peringatan HUT Medan Plus, Kamis (27/9) di Kantor Medan Plus Jalan Bunga Wijaya Kesuma No 108.

Eban menuturkan di usia Medan Plus ke 15 tahun menegaskan bahwa organisasi ini harus dilanjutkan. Apalagi saat ini terus mendapatkan banyak mitra, sahabat dan saudara yang merangkul untuk menghilang stigma HIV/AIDS dan orang yang terkena narkoba.

"Saya juga melihat wajah-wajah orang yang terkena HIV/AIDS bisa sehat dan bermanfaat untuk orang lain juga bisa memberikan motivasi kepada kawan-kawan yang lainnya. Serta para pecandu narkoba yang datang kemari juga bisa dipulihkan dan juga bisa bermanfaat untuk orang lain. Saya berharap terus untuk dukungannya baik dari Dinas Kesehatan, Stakeholder, dari Puskesmas dan lainnya bahwa HIV/AIDS belum selesai," terangnya.

Direktur Divisi HIV/AIDS, Erwin mengatakan sudah 10 tahun ia bergabung dengan Medan Plus saat ini pihaknya telah menyelesaikan buku perjalanan Medan Plus dan berharap buku ini bisa menceritakan perjalanan Medan Plus di masyarakat luas dalam penanggulangan HIV/AIDS dan narkoba.

"Seperti yang kami berikan kepada para korban untuk meningkatkan kepercayaan dirinya saat ia mengetahui pertama kali mengetahui statusnya sebagai ODHA. Kami juga mengajari agar mereka mampu mengakses pelayanan mengenai HIV/AIDS, lalu mencegah pasangannya untuk tidak tertular HIV/AIDS dan lainnya," kata Erwin.

Namun, di saat ini tambah Erwin, pemerintah sedang minim respon ataupun dukungan program HIV/AIDS. "Khususnya di Sumut, sebagai catatan sendiri berupa pendanaan program untuk HIV/AIDS sangat minim sekali. Di tambah bantuan dari luar negeri juga saat ini minim," pungkasnya. (A17/rel/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru