Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 25 Mei 2026

Keturunan Marga Parhusip Diminta Satu Hati

- Senin, 18 Maret 2019 21:06 WIB
1.619 view
Keturunan Marga Parhusip Diminta Satu Hati
SIB/Horas Pasaribu
BONA TAON: Parsadaan Toga Parhusip (Patopa) Kota Medan partangiangan bona taon, Minggu (10/3) di Wisma Taman Sari Jalan Kapten Muslim, Medan. Tampak hadir Ketua Patopa Drs Sappang Parhusip, Penasehat Prof Dr dr MS Parhusip SpP, Ny DR GM Panggabean R Hutag
Medan (SIB) -Pomparan Toga Parhusip (Patopa) Kota Medan melaksanakan partangiangan bona taon, Minggu (10/3) di Wisma Taman Sari, Jalan Kapten Muslim Medan. Acara diawali ibadah, khotbah dibawakan Pdt Demosari br Nainggolan Parhusip STh dari Gereja Methodist Indonesia.

Dalam khotbah yang diangkat dari kitab Roma 12:16, dia mengajak keturunan Nainggolan Parhusip agar sehati dan sepikir untuk untuk memikirkan hal-hal yang besar dan kecil demi memajukan perkumpulan marga ini.

"Seperti pepatah Batak yang diangkat jadi sub tema acara ini, 'sada ma hamu songon daion aek, unang mardua songon daion tuak'. Artinya, harus seia sekata dan bukan berdebat dalam pendapat yang berbeda," ucapnya.

Perkumpulan Parhusip, lanjut Pdt Demosari, harus satu hati dan satu pikir dalam merencanakan partangiangan bona taon ini. Karena untuk merumuskan suatu rencana, apalagi di perkumpulan marga sangat sulit.

"Tapi puji Tuhan, kita bisa berkumpul di sini karena sehati dan sepikir, walaupun direncanakan sejak tahun lalu. Marilah kita bergandengan tangan, pancarkanlah sinar parhusip, jangan kita sia-siakan atau kita perkecil perkumpulan ini, satulah kita untuk memajukannya," ungkap pendeta.

Usai ibadah dilanjutkan dengan makan bersama, hiburan, lelang makanan dan lucky draw. Ketua panitia Ir Rufinus Nainggolan MT mengatakan, partangiangan ini selain sebagai ucapan syukur kepada Tuhan, juga mengikat persaudaraan di semua sektor agar semakin akrab.

"Kita beribadah kepada Tuhan, kemudian makan bersama, ada hiburan dan lucky draw. Inilah wujud persaudaraan kita, saling mengasihi, berkumpul bersama, kita mengikat persaudaraan ini lewat punguan marga," tuturnya.

Pada kesempatan itu, pengurus Generasi Muda Parhusip (Gempar) dilantik, ketuanya Paul Hendrik Martua Nainggolan. Menurut Rufinus, (Patopa) merasa bangga generasi muda parhusip (Gempar) sadar betapa pentingnya melestarikan budaya Batak Toba lewat perkumpulan marga.

"Mereka datang kepada kami orangtuanya untuk membentuk Gempar. Berarti mereka punya untuk berkumpul, ini sangat kami apresiasi, karena masa depan perkumpulan marga ini ke depan ada di pundak mereka. Perkumpulan marga tidak boleh mati, regenerasinya harus ada," tuturnya.

Turut hadir penasehat Patopa Prof Dr dr MS Parhusip SpP, Ketua (Patopa) Medan Drs Sappang Parhusip, Ketua Keluarga Besar Nainggolan (KBN) Kombes Pol Purn Alisman Nainggolan SH, dr Pospan Nainggolan, BE Nainggolan. Hadir juga Pemimpin Umum Harian SIB Ny DR GM Panggabean R br Hutagalung, Ir Bangun Tampubolon MS, Pdt Tiras Parhusip dan lainnya. (A10/h)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru