Kamis, 18 Juli 2024

Resmikan Masjid Ar-Rahman Pesantren Zawiyatul Huffazh, Edy Rahmayadi Minta Para Hafiz Dibekali Keterampilan Khusus

Redaksi - Kamis, 23 Maret 2023 13:32 WIB
355 view
Resmikan Masjid Ar-Rahman Pesantren Zawiyatul Huffazh, Edy Rahmayadi Minta Para Hafiz Dibekali Keterampilan Khusus
Foto Dok/Kominfo Sumut
PERESMIAN: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus meresmikan Masjid Ar Rahman Pesantren Zawiyatul Huffazh di Komplek Pesantren Zawiyatul Huffazh, Jalan Pasar VIII Lingkungan 9, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (22/3/2

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta semua lembaga pendidikan yang mencetak para penghafal Alquran (hafiz), untuk memikirkan dan mempersiapkan generasi yang juga memiliki keterampilan khusus dalam urusan pekerjaan.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat menghadiri sekaligus meresmikan pemakaian Masjid Ar-Rahman Komplek Pesantren Zawiyatul Huffazh, di Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu (22/3/2023). Hadir di antaranya Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, penceramah Ustaz Abdul Latif Khan, Pengasuh Pesantren Khairul Anwar Saragih, para pengurus pesantren, orang tua santri, serta pejabat setempat dan puluhan santri.

“Saya yakin, begitu melihat masjid, pasti ada sesuatu. Apalagi yang diundang langsung adalah gubernur, tentu kita jadikan ini perhatian,” ujarnya, yang mengapresiasi upaya pesantren yang terus melahirkan para hafiz dimanapun berada.

Keistimewaan para hafiz/hafizah, menurutnya, sangat banyak. Sebab ia mendapatkan kedudukan yang tinggi dalam pandangan Allah SWT, sebagaimana mereka pasti mencintai Kalamullah (perkataan Allah). Sedangkan Allah sangat mencintai mereka yang cinta pada kalam-Nya.

“Para penghafal Alquran itu, kata guru saya, kain kafannya pun tak rusak. Sehingga dengan pesan itu, banyak yang ikut membaca dan ingin menghafalkan Alquran. Bahkan ada yang usia 7 tahun sudah hafal 30 juz,” ungkapnya.

Karenanya, setelah menjadi penghafal Alquran, ia berharap lembaga pendidikan juga menyiapkan programnya untuk memberikan ilmu duniawi, sehingga para hafiz/hafizah memiliki keterampilan khusus, pekerjaan atau profesi.[br]


“Saya sedang mendata, kalau ada 100 ribu lulusan pesantren, berapa yang jadi guru, berapa yang jadi PNS. Terus kemana yang lainnya? Jadi jika tugas guru menjadikan santri berilmu, tugas saya mendorong itu agar mereka (hafiz) punya usaha,” sebutnya.

Termasuk juga tentang kesejahteraan umat, Edy menilai bahwa mereka yang mencintai Alquran harus lebih mencintai orang miskin dan anak yatim/piatu. Dengan begitu, mereka yang hidupnya berkecukupan, memberikan sebahagian hartanya demi kepentingan kesejahteraan dan kemaslahatan umat.

Senada dengan itu, penceramah Ustaz Abdul Latif Khan juga menyampaikan, tentang keikhlasan hidup manusia, dimana sedekah merupakan sebuah jalan yang baik bagi seorang hamba memperoleh keberkahan, ketenangan serta umur yang bermanfaat.

“Lihatlah bagaimana para imam yang ilmunya masih kita pakai sampai sekarang. Mungkin usia manusia tidak panjang, 70 sampai 80-an tahun, tetapi manfaat umur itu bisa ratusan tahun,” katanya.

Usai sambutan, Edy Rahmayadi kemudian menandatangani prasasti dan memasuki Masjid Ar-Rahman yang sudah bisa digunakan untuk ibadah salat. Sembari melihat kondisi sekeliling yang perlu penambahan atau penyempurnaan. (*)



Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua Rembuk Pemuda Sumut: Demokrasi Terjaga dengan Lebih dari Satu Paslon
Lawan Bobby di Pilgub 2024, PDIP Sumut Ajukan Edy Rahmayadi dan Nikson Nababan
Siap Bertarung di Pilgub Sumut, Nikson Nababan: Soal Nama Besar Bukan Hambatan
PDIP Sumut Lakukan Fit and Proper Test, Edy Optimis Dapat Dukungan
Bincang IKAL Sumut, Kontribusi Provinsi Sumut untuk APBN Cukup Besar
PAN Beri Surat Tugas pada Bobby Nasution Untuk Pilgubsu 2024
komentar
beritaTerbaru