Kamis, 18 Juli 2024
Revisi Perda RPJMD

Dedy Aksyari Minta Pemko Medan Pertajam Perencanaan dengan Indikator Kinerja Terukur

Redaksi - Minggu, 19 November 2023 17:18 WIB
230 view
Dedy Aksyari Minta Pemko Medan Pertajam Perencanaan dengan Indikator Kinerja Terukur
Foto: Ist/harianSIB.com
Anggota F-Gerindra DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution
Medan (SIB)
Dengan disetujuinya revisi Perda No.7 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2021 - 2026, kemarin, Anggota F-Gerindra DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution menyampaikan ada 4 poin yang perlu menjadi perhatian khusus Pemko.
Adapun saran dan harapan itu disampaikannya, Sabtu (18/11), kepada wartawan via selularnya. Disebutkannya, seiring revisi Perda, Pemko Medan perlu mempertajam perencanaan dengan menyinkronisasikan kembali visi, misi tujuan dan sasaran pembangunan dengan indikator kinerja terukur berdasarkan permasalahan dan isu strategis yang ada saat ini.
Perangkat daerah Kota Medan agar segera menyesuaikan indikator kinerja terukur sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada. Pemko diharapkan menyusun kembali program dan kegiatan berorientasi pada hasil dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemko perlu melakukan rasionalisasi program kegiatan sesuai nomenklatur Susunan Organisasasi Tata Kerja (SOTK) maupun program kegiatan, sehingga menjadi sederhana dan efisien serta memiliki daya ungkit tinggi terhadap pencapaian prioritas yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada Pemko untuk segera menyelesaikan sejumlah permasalahan di Kota Medan, termasuk pencapaian PAD yang sudah baik namun bisa lebih ditingkatkan lagi.
Di sisi lain, pihaknya mengapresiasi Pemko Medan cepat yang bergerak cepat dan maksimal dalam membangun Kota Medan, sebagai kota meropolitan. Karena indeks pembangunan manusia di Kota Medan dari 80,98 poin pada tahun 2020, sudah mencapai 81,76 poin di tahun 2022 atau tertinggi di Sumatera Utara.
Kemudian, tingkat pengangguran terbuka tahun 2020 yang mencapai 10,74 pada tahun 2022 telah menurun sebanyak 1,85 persen menjadi 8,89 persen. Walaupun belum mencapai target, pertumbuhan indikator makro pembangunan semakin baik.
Hal itu menjadi bahan evaluasi bagi Pemko untuk merumuskan kembali perencanaan yang lebih tepat guna dan tepat sasaran. Selain infrastruktur, pelayanan kesehatan dan pendidikan, kemiskinan juga harus menjadi prioritas. (**)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua DPRD Medan Minta Perwal Parkir Berlangganan Ditinjau Ulang
Oknum Petugas Dishub Sebut Parkir Berlangganan Persetujuan DPRD
Meski Sudah Bayar Iuran, Sampah Warga Ladang Bambu Tidak Rutin Diangkut
David Roni G Sinaga SE Ajak Warga Menteng Peduli Kebersihan
Komisi 3 DPRD Medan Perjuangkan Gaji Jukir Masuk UMK
Erwin Siahaan Minta Pemko Medan Transparan Terkait Medan Mall
komentar
beritaTerbaru