Di Tengah Pandemi Covid-19

Gereja FJCCA Thailand Baptis Ribuan Orang Tidak Percaya


282 view
Jawaban.com
Gereja FJCCA Thailand Baptis Ribuan Orang Tidak Percaya
Bangkok (SIB)
Gereja-gereja di Thailand mengalami dampak yang sangat nyata di awal tahun ini. Thailand merupakan negara pertama di luar China yang dilaporkan menghadapi penyebaran virus Covid-19.

Setelah melakukan upaya ekstra, kini Thailand akhirnya dipuji sebagai satu-satunya negara yang mampu menahan penyebaran virus secara efektif. Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan pemerintahnya adalah dengan melakukan lockdown di seluruh wilayah hingga bulan September ini.

Namun di tengah lockdown ini, gereja evangelis The Free in Jesus Christ Church Association (FJCCA) Thailand merayakan tonggak sejarahnya dengan melakukan pelayanan dari mulut ke mulut, pertemuan ke rumah-rumah dan kesaksian hidup sebagai upaya menyebarluaskan injil.

Upaya itupun berhasil membuat sebanyak 1435 orang tidak percaya untuk mau dibaptis oleh FJCCA. Hal inipun menjadi tonggak sejarah baru bagi gereja tersebut untuk melayani baptisan.

Baptisan besar itupun diadakan pada Minggu, 6 September 2020 lalu. Sebanyak 20 pendeta berbaris di sebuah waduk sedalam pinggang untuk siap membaptis dan memimpin mereka satu per satu menyatakan iman kepada Yesus Kristus. Acara inipun berlangsung selama dua jam.

Seperti dikutip dari data laporan pertumbuhan FJCCA pada tahun 2019, gereja ini dianggap berhasil mencapai puncak tertinggi baptisan sebanyak 520 orang. Namun siapa sangka, rupanya jumlah itu malah melonjak tiga kali lipat di tahun ini.

“Ini benar-benar misteri dunia tentang kenapa Thailand terhindar dari pandemi Covid-19. Kami percaya itu adalah uluran tangan kasih Tuhan yang memungkinkan injil tersebar di saat yang genting ini,” kata Bob Craft, dari pihak FJCCA.

Seperti diketahui, ribuan orang ini datang dari 200 desa di lima provinsi Thailand. Mereka lalu dibaptis di Chon Daen sebagai pusat berdirinya FJCCA. Sebagian diantara peserta tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu mengenakan masker dan mulai menjalani tradisi wai atau menjaga jarak dan tanpa sentuhan yang disertai dengan berdoa dan membungkuk.

Berita pembaptisan inipun mulai dibagikan oleh pihak gereja di laman Facebook dan diresponi dengan positif dan oleh warganet. Banyak di antaranya bersyukur dan berharap lebih banyak lagi warga Thailand yang belum percaya Yesus akan mendengar kabar tentang keselamatan tahun ini.

Sebagai informasi, Thailand adalah negara mayoritas Budha. Namun pertumbuhan kekristenan di negara ini perlahan-lahan meningkat berkat kehadiran para penginjil di negara itu. Lebih dari 75000 desa di negara itu yang dilayani dan menerima lawatan Tuhan. (Christianitytoday.com/Jb.com/c)