Gubernur DKI Jakarta Takjub Melihat Gereja Tertua di Asia


144 view
(Foto Dok/Jb.com)
Gereja Tertua : Anies Baswedan mengunjungi gereja tertua di Asia yang berada di Kawasan Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat baru-baru ini.
Jakarta (SIB)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunjungi gereja tertua di Asia yang berada di Kawasan Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat baru-baru ini.

Melalui Instagram resminya, Anies bercerita ketika mengunjungi Gereja Sion atau yang dulu dikenal dengan Gereja Portugis. Ia disambut dengan hangat oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Sion, Fransien Ihalaw-Hukom dan Kepala Tata Usaha Gereja Sion.

"Mereka banyak bercerita tentang sejarah gereja tertua di Indonesia bahkan Asia ini," tulis Anies di laman Instagramnya.
Gereja ini menjadi gereja tertua di Jakarta yang sampai saat ini masih digunakan untuk beribadah setelah selesai dibangun pada tahun 1695. Gereja ini pernah diperbaiki pada tahun 1920 dan 1978.

Gereja yang berusia 326 tahun ini telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya nasional berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 475 Tahun 1993 dan Surat Keputusan Menteri Nomor 193/M/2017.

Anies diajak berkeliling untuk melihat isi dan fasilitas gereja tertua tersebut. Banyaknya peralatan yang asli sejak gereja tersebut didirikan membuatnya takjub. Beberapa kursi berukiran dan bangku dari kayu hitam atau eboni masih juga dipakai sampai saat ini.

Karena kondisi pandemi yang mengharuskan untuk menjaga jarak selama ibadah, pengurus gereja mengatur kursi-kursi tersebut dengan jarak yang cukup dan diberi nomor guna menentukan kursi bagi jemaat yang mendaftar untuk mengikuti ibadah secara langsung. Gereja bermuatan 400 orang itu membuka kuota maksimal 25% dari total kapasitasnya. Sedangkan jemaat lain akan mengikuti ibadah online.

Melihat usianya yang sudah berdiri selama tiga abad lebih, Anies mengatakan ada beberapa fasilitasnya yang butuh perbaikan.
“InsyaAllah kita akan bantu perbaiki sesuai kapasitas Pemprov DKI, tentu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait karena statusnya sebagai cagar budaya nasional.” (jawaban.com/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com