3 Perampok Bersajam Beraksi di Dalam Angkot di Belawan


1.776 view
3 Perampok Bersajam Beraksi di Dalam Angkot di Belawan
Foto SIB/Pally S
Angkot 81  : Angkota trayek 81 yang ditumpangi korban perampokan 3 pria bersenjata tajam, diamankan di Simpang Kantor, Medan Labuhan, Sabtu (14/11/2020).

Belawan (SIB)

Tiga kawanan penjahat jalanan bersenjata tajam (sajam) beraksi di dalam Angkot Trayek 81, dikemudikan ES (30), Sabtu pagi (14/11/2020) sekira pukul 06.30 WIB, dalam kejadian tersebut para pelaku berhasil membawa kabur cincin emas, milik korban br Ginting (29) warga Pajak Baru, Kecamatan Medan Belawan.

Korban yang ditanyai warga saat melaporkan kejadian tersebut kepada Mandor Angkot Morina, Pardi Munthe di Simpang Kantor, Medan Labuhan mengatakan, aksi perampokan itu berawal ketika korban dan suaminya usai belanja keperluan rumah tangga mereka, naik Angkot 81 dari Pulo Brayan, Medan tujuan Belawan.

Saat melintas tidak jauh dari Simpang Canang, Belawan, tiba-tiba salah seorang dari tiga pria, penumpang, yang sebelumnya naik dari Simpang Kantor, menodongkan senjata tajam yang diarahkan ke perut korban, br Ginting, dan ketiga pelaku meminta agar korban menyerahkan harta bendanya.

Tidak mau menunggu terlalu lama, salah seorang pelaku merampas kalung imitasi dan cincin emas milik korban serta tas sandang berisi uang dan telepon genggam.

Sementara itu, karena br Ginting dalam kondisi terancam akan mengalami luka tusuk, suaminya tidak berani melakukan perlawanan.

Namun ketika, pengemudi menghentikan angkotnya, para pelaku yang mencoba kabur dikejar oleh suami korban, dan salah seorang dari kawanan penjahat jalanan itu berhasil ditangkap oleh suami korban.

Setelah terjadi pergumulan, suami korban dapat mengambil kembali tas sandang istrinya.

Menyikapi laporan korban yang mencurigai aksi perampokan tersebut terjadi atas adanya kerja sama antara pengemudi dan para pelaku, apalagi setelah kejadian pengemudi angkot langsung kabur, mandor morina di Simpang Kantor, kemudian mengamankan Angkot 81 yang ditumpangi korban, berikut pengemudinya, dan di dalam angkot tersebut masih terdapat sejumlah barang keperluan dapur milik korban yang dibeli dari Pasar Pagi Pulo Brayan.

Namun pengemudi angkot yang ditanyai oleh mandor serta korban membantah kalau ia mengenal, apalagi bekerjasama dengan para bandit jalanan bersenjata tajam yang merampok korban.

Pengemudi angkot, ES juga mengatakan, ketiga bandit jalanan, yang saat itu mengenakan masker dan topi, naik di kawasan Pekan Labuhan, bukan dari Simpang Kantor Medan Labuhan.

Hingga pukul 18.20 WIB, korban yang belum membuat laporan pengaduan kepada pihak kepolisian masih ditanyai oleh mandor Angkot Morina di Simpang Kantor, Medan Labuhan.(*)

Penulis
: Pally S
Editor
: Robert@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com