Aksi Damai PSBB Soroti Kondisi Sergai Setelah 17 tahun


260 view
Foto Dok/Yus
TERIMA ASPIRASI : Ketua DPRD Sergai M Riski Ramadhan Hasibuan bersama Wabup H Darma Wijaya, Wakil Ketua DPRD Siswanto menerima aspirasi PSBB yang disampaikan bersamaan saat DPRD menggelar paripurna istimewa peringatan HUT ke-17 Kabupaten Sergai, Kamis (7/1/2021). 
Sergai (SIB)
Sidang paripurna istimewa memeringati HUT ke-17 Kabupaten Sergai, Kamis (7/1/2021), diwarnai aksi damai puluhan warga yang tergabung dalam Pemuda Serdang Bedagai Bersatu (PSBB).

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Roji Albanjari bersama koordinator aksi, Gunawan Bakti dan Faisal, dalam orasinya menyoroti kondisi Sergai setelah berusia 17 tahun. Para wakil rakyat diminta memiliki nurani melihat nasib rakyat Sergai saat ini, banyaknya anak nelayan di pinggir pantai yang tak mampu bersekolah dan banyak pengangguran tapi korupsi malah dibiarkan.

Usai paripurna istimewa, Ketua DPRD Sergai, M Riski Ramadhan Hasibuan didampingi Wakil Ketua DPRD, Siswanto bersama Wakil Bupati (Wabup), H Darma Wijaya dan Kapolres AKBP Robin Simatupang tampak menemui massa.

Sebelum mendengarkan aspirasi yang akan disampaikan, Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang terlebih dahulu meminta para pelaku aksi untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes). "Silahkan kalian menyampaikan aspirasi dan memang tidak dilarang, tapi harus sesuai aturan prokes. Jika tidak, maka akan saya bubarkan," tegas AKBP Robin.

Di hadapan para pejabat Forkopimda Sergai tersebut, Roji Albanjiari menyampaikan 9 butir aspirasi PSBB yakni, penegakan hukum dalam penyelesaian dugaan korupsi dana desa yang menurutnya dilakukan secara berjamaah,terstruktur dan masif, penataan wilayah Seirampah sebagai ibukota Sergai bebas banjir, peningkatan kesejahteraan sosial bagi buruh, petani dan nelayan melalui program yang tepat sasaran.

Kemudian, menyediakan lapangan kerja, berantas narkoba dan perjudian, pembangunan infrastruktur yang merata, membuat legal standing bagi penerima beasiswa dari dunia pendidikan, DPRD diminta mengoptimalkan pengawasan terhadap penggunaan dana APBD atau APBN, serta penegakan hukum yang tepat kepada koruptor uang rakyat dari tingkat desa hingga kabupaten.

Secara khusus, Roji menyatakan adanya dugaan permainan yang sistematis dalam produk Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti para kepala desa (Kades). Menurutnya, tujuan Bimtek adalah untuk mencerdaskan perangkat desa dalam melaksanakan pemerintahan di desa. Namun, jika Bimtek dilaksanakan oleh oknum yang tidak mempunyai legal standing, bahkan tujuan penggunaan anggaran desa itu tidak jelas, dia mempertanyakan bagaimana pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut secara hukum.

Selain itu, Roji juga menyoroti kinerja Inspektorat Sergai selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), yang dalam 5 tahun belakangan, ternyata tidak pernah mendapatkan temuan terkait adanya penyalahgunaan dana desa.

"Hal ini menjadi perhatian bagi kami, segitu mulusnya hubungan Inspektorat dengan 237 kepala desa se-Sergai. Untuk itu, kepada abangda H Darma Wijaya selaku Bupati Sergai Terpilih 2021 - 2024, kami berharap agar hal ini menjadi perhatian yang utama," pungkas Roji.

Selanjutnya, Ketua DPRD Sergai, M Riski Ramadhan menerima aspirasi yang disampaikan PSBB guna dimusyawarahkan nantinya dengan bupati terpilih setelah dilantik. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang menjalankan aksi dengan damai.

Sedangkan H Darma Wijaya yang saat ini masih menjabat Wabup berjanji jika dirinya selesai dilantik menjadi Bupati Sergai, 9 program aspirasi yang disampaikan PSBB ini akan dibahas bersama legislatif.

Usai menyampaikan aspirasi, pelaku aksi tampak membubarkan diri secara damai dengan mendapat pengawalan personel dari Polres Sergai. (*)

Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Robert/Eva Rina P
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com