Alumni SMK Negeri 1 Lintongnihuta Berbagi Kasih ke Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu


418 view
(Foto: Dok/Alumni SMK 1 Lintongnihuta)
Foto Bersama:  Alumni SMK Negeri 1 Lintongnihuta foto bersama usai melakukan kunjungan Peduli Kasih ke Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu, Lintongnihuta, Humbahas, Minggu, (11/4/2021). 
Jakarta (harianSIB.com)

Alumni SMK Negeri 1 Lintongnihuta melakukan kunjungan peduli kasih ke Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu, Lintongnihuta, Humbahas pada Minggu, (11/4/2021). Yayasan ini merupakan kemah pemulihan bagi orang terkena stres, gangguan jiwa, jompo dan narkoba.

Adapun Alumni SMK Negeri 1 Lintongnihuta (ASNL) yang ikut serta berasal dari beberapa daerah yaitu Wilayah Jabodetabek, Medan, Batam, Palangkaraya, dan lainnya.

Keseluruhan acara kunjungan peduli kasih tersebut dinaungi tema : “Menjadikan Keterbatasan Sebagai Kekuatan” dan subtema : “Tetapi kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis 1:8).”

Acara dimulai ibadah dengan kotbah dibawakan Pdt Daniel Manalu dan dipandu MC Romauli Hutasoit dan Hosianna Hutasoit serta pemain musik Mikael Sianturi.
Usai ibadah, ada beberapa kegiatan yang diadakan para alumni, di antaranya, pemberian sembako berupa beras, telur dan mie, yang diserahkan Ketum ASNL (Ridho Habel Sianturi) dan Wakil Ketum (Enjel Sianturi) secara simbolis kepada pihak Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu.

Juga, ada pemberian telur Paskah, sebagai tanda kebangkitan Kristus membawa harapan baru, yang dikoordinir oleh Sekretaris 2 ASNL, Yolanda Sinaga.
Selain itu, ada pemberian cinderamata berupa jam klasik terbuat dari kayu, dari seluruh Badan Pengurus Harian ASNL yang diwakili Marnie Cuit Cuit.

Tak kalah menarik diadakan game (permainan) yang dipimpin oleh Sekretaris 1 ASNL Herman Siregar dan diikuti oleh pihak Yayasan dan ASNL. Sebagai penutup diadakan makan bersama.

Ketua ASNL, Ridho Habel Sianturi mengucap syukur kepada Tuhan atas kelancaran kunjungan kasih di Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu.

“Banyak pelajaran yang kami dapatkan. Bagaimana menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan. Apalagi ketika melihat antusias mereka dalam ibadah dan memuji Tuhan sangat luar. Besar harapan, mereka akan diselamatkan, disembuhkan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga,” tutur Ridho melalui siaran persnya, Selasa (13/4/2021).

“Kami pun salut melihat pengurus yayasan yang memiliki kesabaran dan ketabahan dalam membina mereka. Sungguh luar biasa kuasa Tuhan untuk hamba-hambanya yang memiliki keterbatasan tetapi sangat antusias dalam memuji Tuhan,” imbuh Ridho.

Hal senada dikatakan salah satu ASNL, Weslin Sijabat. “Mari kita belajar dari mereka, walaupun memiliki keterbatasan tetapi tidak lupa untuk bersyukur dan memuji Tuhan. Kami Alumni SMK negeri 1 Lintongnihuta berharap melalui peduli kasih ini, tetap saling mengasihi dan peduli sesama serta tidak pernah memandang fisik untuk berbuat kebaikan,” tandasnya.(*)

Penulis
: Victor Ambarita
Editor
: Robert /Eva R Pelawi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com