Anak Keluarga Pasien Tewas Ditimpa Tabung Oksigen di RSUD Rantauprapat


796 view
Anak Keluarga Pasien Tewas Ditimpa Tabung Oksigen di RSUD Rantauprapat
(Foto SIB/Efran Simanjuntak)
RSUD Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Tabung oksigen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, memakan korban jiwa. Seorang anak keluarga pasien yang sedang bezuk, tewas ditimpa tabung ukuran besar, di halaman ruang VIP, Selasa (26/1/2021), sekira pukul 21:00 WIB.

Menurut sumber, korban ZN berusia 3 tahun anak dari ALA, warga SDA Kampungpajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dibawa orangtuanya membesuk keluarga yang sedang sakit dan dirawat di ruang VIP RSUD Rantauprapat.

"Sebelum kejadian, kami melihat anak itu bermain bersama teman-temannya di halaman ruangan VIP. Namun nahas, ketika ZN memeluk satu tabung oksigen kosong yang berjejer di depan ruangan itu, tiba tiba tumbang dan menimpa korban," sebut sumber.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, membenarkan seorang anak berusia 3 tahun meninggal dunia setelah tertimpa tabung oksigen di RSUD Rantauprapat, dan sedang ditangani penyidik Satuan Reserse Kriminal.

”Ya, sudah ditangani Satreskrim Polres,” katanya menjawab konfirmasi SIB.

Sementara, Direktur RSUD Rantauprapat dr H Safril RM Harahap SpB, sangat menyayangkan peristiwa tersebut, apalagi kejadiannya di luar jam bezuk pasien.

“Kejadian ini sangat kita sayangkan. Jam 21:00 WIB, kok keluarga pasien masih ada di ruang perawatan. Ini sungguh jauh dari dugaan kita,” kesalnya

Dia juga menyesalkan balita dibawa membezuk pasien di rumah sakit. "Apalagi untuk anak balita, manajemen tidak pernah memberi izin untuk datang berkunjung atau dibawa orang tuanya menjenguk pasien di RSUD Rantauprapat," sebutnya.

Masyarakat juga sangat menyesalkan kinerja direktur dan jajaran manajemen RSUD Rantauprapat, yang terkesan melegalkan tabung oksigen dijejer di halaman ruang rawat inap.

"Apakah menjejerkan tabung oksigen di depan ruang perawatan sudah benar sesuai standar dan prosedur. Jika itu prosedur, RSUD harus bertanggungjawab terhadap hilangnya nyawa korban," ujar warga yang enggan disebut namanya. (*)

Penulis
: Efran Simanjuntak
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com