Ancam dan Peras Uang Tebusan Agar Video Syur Miliknya Tak Disebarkan, Pria Asal Tomuan Diciduk Polisi


899 view
Foto Dok/Humas Polres Pematangsiantar
Pelaku inisial HP saat diamankan di Polres Pematangsiantar, Senin (29/3/2021) malam
Pematangsiantar (SIB)
Ancam dan peras uang tebusan agar video syur berbaur mesum milik korban dihapus dan tidak sebarluaskan di media sosial (medsos), seorang pemuda inisial JP (20) diciduk petugas Reskrim Polres Pematangsiantar.

Pemuda pengangguran yang tinggal Jalan Pattimura Bawah, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur itu dibekuk petugas di dalam mobil tepatnya di depan Suzuya Plaza, Jalan Sutomo, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Senin (29/3/2021) malam sekira pukul 21.00 WIB.

"Modusnya pelaku minta uang tebusan Rp3 juta kepada korban sebut saja namanya Mawar (18) dan agar berhubungan intim di hotel. Video syur berbaur mesum sebelumnya tersimpan di hapenya supaya dihapus dan tidak disebarluaskan," ujar Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi saat dikonfirmasi via selulernya, Selasa (30/3/2021).

Ia menjelaskan dari pengakuan pelaku sebelum melakukan pemerasan itu awalnya, Senin (29/3/2021) sore sekira pukul 16.40 WIB, pelaku mengirimkan pesan ke nomor ponsel milik korbannya Mawar bertuliskan," Oh ya, dalam waktu dua jam ini, kau gak ada kabar, aku sebar semuanya di IG/FB dan aku posting juga ke berita viral Siantar. Ingat aku tidak main-main," ucap pelaku via pesan messenger.

Tak hanya itu, pelaku turut mengirimkan screenshot potongan video berbaur mesum milik korbannya Mawar dengan menuliskan pesan," Ok selamat menikmati, semoga menjadi trending topik," sebut pelaku.

Mirisnya lagi, pelaku kembali mengirimkan pesan ke nomor ponsel Mawar dengan bertuliskan," Akan menghapus seluruh video yang berkaitan dengan korbannya dan sembari meminta uang tebusan Rp 3 juta. Terus dijawab korban, Ok aku sanggupi jika minta uang," ucap korban membalas pesan ke nomor ponsel milik pelaku waktu itu.

Namun tepatnya, Senin (29/3/2021) malam sekira pukul 20.04 WIB, pelaku mengirimkan pesan lewat aplikasi WhatsApp ke nomor ponsel milik korban dengan kata-kata," Bentar aku cari rekening orang," cetusnya saat itu. Melihat pesan itu, korban langsung membalas ke nomor ponsel pelaku untuk menawarkan penyerahan uang sebaiknya cash (kontan) diberikan. Parahnya pelaku malah minta jatah agar melakukan hubungan intim dengan korban di hotel, lalu dijawab korban," Ya sudah dimana sekarang. Kalau sudah siap main, hape aku minta sama kawan aku, baru aku hapus di depan kamu. Kau yang bayar hotel ya," tulis korbannya.

Singkat cerita, keduanya pun bertemu depan Plaza Suzuya Jalan Sutomo. Setelah bertemu, pelaku langsung naik ke dalam mobil yang dikendarai korbannya sembari menyerahkan uang Rp1,5 juta ke tangan pelaku." Saya kasih uangnya setengah dulu dan sisanya lagi setelah kita selesai dari hotel," cetus Mawar.

Setibanya depan Plaza Suzuya, personel yang telah membuntuti dari awal dan bersembunyi di balik bangku belakang mobil yang dinaiki korbannya, langsung mengamankan pelaku." Pelaku bersama uang Rp 1,5 juta, 1 unit sepeda motor dan 2 unit hape miliknya kita amankan, lalu kemudian diboyong ke Polres Pematangsiantar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara korban sendiri sudah membuat laporan pengaduan," pungkasnya. (*)

Penulis
: Andomaraja Sitio
Editor
: bantors@hariansib.com
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com