Aniaya Keponakan Hingga Tewas, Wak Ipul Ditembak Polisi


219 view
Foto SIB/dok
Ditembak : Setelah buron dua pekan, kaki kiri Wak Ipul, pelaku penikaman keponakan kandungnya hingga tewas, ditembak petugas Polsek Belawan, karena saat akan ditangkap mencoba kabur dengan melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian, Senin (25/1/2021).
Belawan (SIB)
Seorang pria, Sa alias Wak Ipul (49) warga Belawan terduga pelaku penganiayaan keponakan kandungnya, M Sidik (40) warga Jalan Gulama, Kelurahan Belawan Bahagia, hingga tewas, Senin malam (25/1/2021) ditembak petugas Satreskrim Polsek Belawan.
Kapolsek Belawan, Kompol Daniel Jefri Naibaho SH, yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/1/2021) mengatakan, Wak Ipul atau paman korban yang sempat buron kurang lebih selama dua pekan tersebut, kaki kirinya terpaksa ditembak, sebab saat akan ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Jalan Pancasila, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan mencoba kabur dengan melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian.
Lebih lanjut pihak kepolisian mengatakan, penganiayaan dengan menggunakan sebilah senjata tajam terhadap korban berlangsung Jumat dini hari (8/1/2021) di kawasan Jalan Gulama, Belawan, setelah sebelumnya antara korban dan pamannya terjadi keributan atau pertengkaran, yang belum diketahui penyebabnya.
Akibat ulah pamannya itu, korban mengalami luka tikam pada perut sebelah kiri.
Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga korban, dibantu warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, kemudian membawa korban ke rumah sakit swasta terdekat, namun karena luka yang dialami korban cukup parah dan terlalu banyak mengeluarkan darah, M Sidik akhirnya meninggal dunia.
Menyikapi laporan pengaduan pihak keluarga korban, setelah buron selama dua pekan, petugas Satreskrim Polsek Belawan kemudian menembak kaki kiri Wak Ipul, karena saat akan ditangkap dari tempat persembunyiannya di kawasan Kelurahan Tanah 600, Marelan mencoba kabur dengan melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian.
Pihak kepolisian juga mengatakan, menurut pengakuan Wak Ipul, ia menikam keponakannya, seorang diri dengan menggunakan sebilah pisau dapur.
Setelah menjalani perawatan pada salah satu rumah sakit swasta di Belawan, Wak Ipul kini mendekam di sel tanahan polisi, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(*)

Penulis
: Pally S.
Editor
: Robert/Eva Rina P
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com