Bantuan dari Batubara dan Asahan Mengalir untuk Korban Bencana Mamuju-Majene


242 view
Bantuan dari Batubara dan Asahan Mengalir untuk Korban Bencana Mamuju-Majene
(Foto Dok/JM)
Salurkan Bantuan : Kajati Sulbar Johny Manurung saat memberikan bantuan peralatan bayi dan obat-obatan kepada ibu yang baru melahirkan di pengungsian. (Foto atas). Tim peduli gempa Kejati Sulbar saat menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban bencana Mamuju-Majene, Sulbar. 
Mamuju (SIB)
Bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Mamuju-Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), turut mengalir dari para dermawan/donatur asal Kabupaten Batubara dan Asahan, Sumatera Utara.

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan lain yang dibutuhkan yakni, berasal dari Bupati Batubara H Zahir, Bupati Asahan Surya, dari Persatuan Persaudaraan Masyarakat Asahan (PPMA), dari Bapak Sahrizal Siregar Kisaran, Kepala PDAM Tirta Silau Piasa Asahan H Rusfin Arif, Kadis Perijinan Asahan H Darwin Idris dan Kadis Kesehatan Asahan dr Elfina Tarigan.

"Bantuan dari para dermawan kita salurkan kepada warga korban bencana Mamuju-Majene hingga ke kawasan yang sulit terjangkau di pelosok," kata Kajati Sulbar Johny Manurung SH saat dihubungi SIB lewat teleponnya, Kamis (11/3/2021).

Johny Manurung mengucapkan terima kasih kepada seluruh dermawan yang sudah memberikan bantuannya untuk disalurkan kepada warga korban bencana Mamuju-Majene, Sulbar.

"Hingga semalam, Rabu (10/3/2021), tim peduli gempa Kejati Sulbar masih terus menyalurkan bantuan termasuk dari Bupati Asahan Surya BSc yakni di Desa Sumare Kecamatan Simboro, Mamuju," katanya.

Menurutnya, pasca bencana gempa Sulbar, bantuan yang datang untuk disalurkan melalui tim peduli Kejati Sulbar tak terhitung banyaknya. Bantuan berasal dari berbagai institusi dari seluruh daerah di Indonesia, seperti dari Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), berbagai institusi pemerintahan, Kepala daerah, pensiunan, lembaga swasta, pihak pengusaha, dinas serta pihak lainnya.

Pria asal Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumut ini, yang juga Pembina PPMA mengaku sangat bersyukur kepada Tuhan. Karena, Tuhan masih memberi kesempatan kepadanya bisa melaksanakan kegiatan yang sangat mulia ini.

"Tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini. Jadi, ada keseimbangan dalam menegakkan hukum dan kemanusiaan," Kata Johny Manurung. (*)

Penulis
: Robert
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Tag:bantuan
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com