Besok, Tim Dokter RS Adam Malik akan Pisahkan Bayi Kembar Siam

* dr Rizky Ardiansyah: Mohon Doa Masyarakat

6.771 view
Foto SIB/Leo Bukit
ADAM-ARIS: Bayi kembar siam dempet dada-perut Adam dan Aris sedang bermain di atas tempat tidur di salah satu ruangan RSUP H Adam Malik, Selasa (19/1/2021). 
Medan (SIB)
Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik kembali akan melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam, yang merupakan keempat kalinya sepanjang sejarah rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini. Operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam bernama Adam dan Aris asal Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara ini dijadwalkan akan dilaksanakan besok, Rabu, (20/1/2021).

Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP H Adam Malik dr Rizky Adriansyah MKed(Ped) SpA(K) mengatakan, kondisi bayi kembar siam Adam dan Aris sudah siap untuk dilakukan operasi pemisahan. "Jika tidak ada halangan, pemisahannya ini nanti akan dilaksanakan di ruang operasi Gedung Central Medical Unit (CMU) RS Adam Malik," kata Rizky kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Rizky mengatakan, Adam dan Aris akan menjalani pemisahan di bagian dada dan perut mereka. "Pemisahannya itu terkait beberapa organ di dalamnya, itu yang mungkin ada perlengketan, terutama hati dan saluran cerna. Karena sebagian besar yang dempet memang di daerah perut," jelas dokter spesialis anak ini.

Operasi ini akan dilaksanakan oleh tim yang diketuai Prof dr Guslihan Dasa Tjipta SpA(K), dengan melibatkan sekitar 50 orang tenaga medis yang terdiri dari beberapa dokter sub spesialis, terutama dokter spesialis bedah anak, dokter spesialis anesthesi pediatrik, dan dokter spesialis anak.

"Kita akan menggunakan protokol kesehatan, di mana seluruh tim yang terlibat langsung dalam operasi akan menggunakan alat pelindung diri (APD), kemudian juga akan dilakukan swab untuk screening Covid-19," tambah dr Rizky.

Sementara itu, bayi kembar siam Adam dan Aris sendiri saat ini dalam keadaan sehat dengan berat badan total sekitar 16 kg.
Keduanya sudah berusia 1 tahun 9 bulan 10 hari, di mana mereka lahir di RSUP H Adam Malik pada tanggal 9 Desember 2019. "Kondisi bayi saat ini cukup sehat, tumbuh kembang cukup baik, sudah bisa berjalan walaupun jalannya berdua, tidur juga bareng, berdua dengan posisi miring," ujarnya.

Operasi pemisahan Adam dan Aris ini akan menjadi yang keempat kalinya dilakukan. Sebelumnya, tim dokter dari rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Mariana-Mariani asal Aceh Timur pada tahun 2005, Sahira-Fahira dari Asahan (2017) dan Adam-Malik dari Tapanuli Utara (2019). "Ini yang keempat untuk pemisahan kembar siam. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Sumut," pungkasnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Robert/Eva Rina P
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com