Bisnis Katering Terpuruk Selama Covid-19 di Simalungun


408 view
Foto: Dok/Ervin Sinaga
Ervin Sinaga
Simalungun (SIB)
Ervin Sinaga, pengusaha katering di Raya, Kabupaten Simalungun mengatakan, usahanya sangat terdampak oleh wabah virus Corona (Covid-19). Selama 4 bulan lebih, ia tidak pernah lagi menerima pesanan jasa boga.

"Ya, bisnis sepi. karyawan pun terpaksa putar haluan cari pekerjaan lain, sebagian jadi bertani," ujar Ervin di Raya, Minggu (5/7/2020).

Menurut dia, merebaknya virus Corona membuat bisnis katering lumpuh karena tidak ada pagelaran pesta syukuran maupun pesta adat karena dilarang pemerintah guna menghindari kerumunan massa.

Sebelum virus Corona mewabah, ia masih bisa menerima pesanan katering minimal dua kali seminggu dan gaji karyawannya sekira Rp 10 juta/bulan. Selama pandemi Covid-19, usahanya mengalami kejatuhan omzet.

Belakangan ini, semangat Ervin bangkit lagi setelah keluar wacana new normal (normal baru). Ia berharap, pesta adat bisa digelar kembali agar usaha kateringnya bisa hidup kembali. (*)

Penulis
: Jheslin M Girsang
Editor
: Robert@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com