Cekcok di Lapo Tuak, Ginting Tewas Ditikam di Kinangkong Karo


7.952 view
Foto Dok/Polsek Mardingding
JENAZAH: Jenazah Nando Ginting warga Kinangkong terbaring di Puskesmas Lau Baleng sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Medan, Minggu (21/2/2021) malam.
Karo (SIB)
Gegara cekcok di lapo (kedai) tuak, Fernando Ginting (34) alias Nando tewas dibacok MS (34), hingga tewas, Minggu (21/2/2021), pukul 19.30 WIB, di Desa Kinangkong, Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo.

Kapolsek Mardingding Iptu Donal Tambunan, didampingi Kanit Reskrim Ipda Regen Manik yang dihubungi SIB, Senin (22/2/2021), menyebutkan kejadian berawal saat MS sedang minum tuak bercerita kepada rekannya lainnya bahwa Nando pernah menipu atau mempermainkan MS. Mendengar pembicaraan MS, korban tidak terima dan menyangkal sehingga keduanya terjadi cekcok mulut.

Dijelaskan, perselisihan keduanya sudah diselesaikan dan keduanya sepakat berdamai. Lalu MS meninggalkan lapo, sedangkan korban masih melanjutkan minum tuak.

Tak berselang lama, MS kembali datang ke lapo untuk menemui korban. Saat itu perkelahian tak terelakkan. Orang-orang di lapo tak berani melerai karena Nando memegang sebilah pisau. Keduanya saling dorong - mendorong sampai ke badan jalan sambil bergelut.

Keduanya pun terjatuh dalam kondisi terkena benda tajam dan langsung dilarikan ke Puskesmas Laubaleng.

"Korban sempat mendapat perawatan medis akibat luka tusukan benda tajam di bagian dada. Namun tak berselang lama, Nando meninggal dunia. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diotopsi," kata Regen Manik.

Sementara pelaku MS harus dirawat akibat mengalami luka robek di bagian kepala, telinga dan jari tangan sebelah kiri. (*)

Penulis
: Theopilus Sinulaki
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com