Diduga Jual Sabu, Seorang Pria di Dolokmasihul Diciduk Polisi


299 view
Diduga Jual Sabu, Seorang Pria di Dolokmasihul Diciduk Polisi
Foto Dok/Humas Polres Sergai
TUNJUKKAN : Tersangka S (35) alias Ardi diamankan petugas sembari menunjukkan barang bukti sabu, di Mapolsek Dolokmasihul, Sabtu (14/11/2020). 

Sergai (SIB)

Diduga kerap menjual sabu ke masyarakat, seorang pria berinisial S (35) alias Ardi, diciduk team khusus anti bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul, di Lingkungan VII Kelurahan Pekan Dolokmasihul, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sabtu (14/11/2020).

Dari tangkapan itu, petugas turut menyita sejumlah barang bukti (BB) di antaranya, 4 bungkus plastik klip transparan berisikan serbuk kristal warna putih diduga sabu, 2 helai plastik klip transparan yang kosong dan 1 kotak ukuran kecil diduga tempat penyimpanan sabu.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kapolsek Dolokmasihul AKP Juliapan Panjaitan ketika dikonfirmasi SIB, Kamis (19/11/2020), mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan tindaklanjut dari laporan masyarakat tentang lingkungan tempat tinggal mereka sering dijadikan lokasi transaksi narkotika jenis sabu.

Usai menerima info tersebut, lanjut Panjaitan, sejumlah personel Tekab Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Zulfan Ahmadi langsung melakukan penyelidikan ke lokasi dimaksud dan meringkus S tanpa perlawanan dari dalam bengkel.

"Sewaktu proses penggeledahan pakaian tersangka yang disaksikan Kepala Dusun, petugas menemukan 4 bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi sabu di saku celananya, dan 2 bungkus plastik bening yang kosong yang ditanam di areal depan bangunan bengkel, lalu memboyongnya ke Mako untuk diproses," ucapnya.

Saat diinterogasi petugas, sambung Panjaitan, tersangka yang berprofesi sebagai tukang cat dan doorsmer sepedamotor itu mengaku memeroleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial L, warga Sidorejo, Kecamatan Dolokmasihul. Dia membeli sabu itu seharga Rp 1,7 juta.

Atas perbuatannya, kini pria tersebut sudah diserahkan ke Sat Res Narkoba Polres Sergai guna menjalani pemeriksaan lanjut.

"S akan dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 dari UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," kata Panjaitan. (*)

Penulis
: Bonny Sembiring
Editor
: Robert@hariansib.com/donna
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com