Diduga Terlilit Hutang, Syamsul Nekat Gantung Diri

* Korban Tinggalkan 2 Pucuk Surat

337 view
Diduga Terlilit Hutang, Syamsul Nekat Gantung Diri
Internet
Ilustrasi gantung diri
Medan (SIB)
Diduga terlilit utang, Syamsul Bahri (30) warga Jalan Pendidikan Dusun II Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar tidurnya, Rabu (23/9/2020) malam.

Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (24/9/2020) yang pertama sekali melihat mayat korban tak lain kakak kandungnya, Yeti Safuka (35). Dimana ketika itu abang ipar korban, Ali Nafiah (34) yang baru pulang bekerja menanyakan kepada Yeti apakah Syamsul tidak pergi kerja.

Mendengar hal itu Yeti langsung menggedor pintu kamar korban untuk membangunkannya. Namun beberapa kali dipanggil, pintu kamar tidak juga dibuka. Akhirnya Yeti memberitahukannya kepada Ali. Merasa curiga, pasangan suami istri (pasutri) tersebut menuju kamar korban.

Selanjutnya Ali mendobrak paksa kamar korban. Sontak Ali dan Yeti terkejut dan berteriak histeris lantaran mendapati adiknya sudah tewas dengan posisi leher tergantung menggunakan seutas tali yang diikatkan di balok kayu plafon kamar tidur.

Selanjutnya Ali melaporkan kepada Kepala Dusun (Kadus) Ridho Anshori (27). Mendapat kabar itu Kadus dan Ali bergegas menuju rumah dan langsung memutuskan tali lalu menurunkan tubuh korban ke tempat tidur.

Tak berapa lama personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dan Tim Inafis Polrestabes Medan yang mendapat laporan tersebut tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

DUA PUCUK SURAT
Sementara itu tak jauh dari jasad korban petugas menemukan sepucuk surat yang dibuat oleh almarhum.

Adapun isi surat tersebut di antaranya "Jangan teriak, nanti semua tau jika ai bunuh diri. Nanti jadi viral masuk TV dan malu keluarga kita. Maafin ai ya udah buat kalian kecewa. Udah gak sanggup lagi hidup, banyak kali utang ai.

Mungkin ini cara terbaiknya. Kalau ditanya orang bilang aja meninggal karena sakit, jangan karena bunuh diri. Maafin ai ya. Jangan lupa telepon tempat kerjaan ai ya, bilang ai udah meninggal karena sakit. Surat ini jangan sampai orang tau ya".

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja yang dikonfirmasi membenarkan adanya seorang warga yang tewas gantung diri. Dari hasil olah TKP tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban. Pihak keluarga sudah ikhlas atas meninggalnya korban dengan membuat surat pernyataan agar tubuh korban tidak dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

"Berdasarkan keterangan dari abang ipar korban, Ali menyebutkan , korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran diduga memiliki masalah utang-piutang. Dari lokasi petugas menyita barang bukti tali dan 2 pucuk surat," ujarnya.(*)

Penulis
: Roy Damanik
Editor
: Robert@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com