Dihentikan Penggunaan DAK Fisik 2020 Kota Tanjungbalai Senilai Rp37,3 M


243 view
Dihentikan Penggunaan DAK Fisik 2020 Kota Tanjungbalai Senilai Rp37,3 M
radar lampung
Ilustrasi
Tanjungbalai (SIB)
Penggunaan anggaran dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2020 Kota Tanjungbalai yang bersumber dari APBN senilai Rp37,3 miliar dihentikan.

Penghentian pelaksanaan kegiatan DAK fisik tahun 2020, berdasarkan keputusan Menteri Keuangan, Jumat 27 Maret 2020.

Selanjutnya dana DAK fisik akan digunakan untuk pencegahan dan penanganan virus corona atau covid-19. Pengecualian hanya bidang kesehatan dan pendidikan, sesuai dengan Kepmenkeu tersebut.

Pada tahun 2020 Tanjungbalai salah satu daerah penerima dana DAK fisik reguler, sebesar Rp37,3 miliar dengan rincian, Dinas Pendidikan Rp14,5 miliar untuk PAUD Rp549 juta, SD Rp6,9 miliar, SMP Rp6,6 miliar. Kesehatan dan KB Rp8,6 miliar, terdiri dari pelayanan dasar Rp1,6 miliar, pelayanan rujukan Rp5,3 miliar, pelayanan kefarmasian Rp1 miliar, Keluarga Berencana (KB) Rp598 juta.

Sedangkan untuk perumahan dan permukiman Rp2,4 miliar dan jalan Rp11,6 miliar, total seluruhnya Rp37,3 miliar dana DAK fisik reguler tahun 2020 yang dihentikan pelaksanaannya sesuai ketentuan Kepmenkeu untuk dialihkan kepada penanganan covid-19.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Tanjungbalai, Dahnial yang dikonfirmasi hariansib.com, Kamis (2/4/2020) petang membenarkan adanya kabar penghentian kegiatan DAK fisik itu.

"Iya benar ada kita terima surat dari pimpinan, kabarnya ada penghentian, cuma saya belum baca detail isi surat itu. Yang saya tahu penghentian sesuai Kepmenkeu,"ujar Dahnial sembari
mengungkapkan dana DAK fisik untuk SD dan SMP di tahun 2020 mencapai Rp12 miliar lebih. (*)
Penulis
: Usni Pili Panjaitan
Editor
: Robert Banjarnahor
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com