Diuji Coba di Medan, Bus Transmetro Deli Gratis hingga Desember 2020


759 view
Diuji Coba di Medan, Bus Transmetro Deli Gratis hingga Desember 2020
Foto dok Aperilman Rambe
Bus Trans Metro Deli
Medan (SIB)
Dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat Medan, Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan menghadirkan layanan bus kota Trans Metro Deli dengan mengusung konsep Buy The Service (BTS).

Dari informasi yang dihimpun, Bus Trans Metro Deli mulai beroperasi di Kota Medan pada Senin (16/11/2020) sebanyak 39 unit bus dengan 35 bus yang dioperasikan dan 4 bus sebagai cadangan.

Bus ini nantinya akan melayani 5 koridor yakni, Koridor 1 Terminal Pinang Barisâ€"Lapangan Merdeka. Koridor 2 Terminal Amplasâ€"Lapangan Merdeka. Koridor 3 Belawanâ€"Lapangan Merdeka. Koridor 4 Medan Tuntungan-Lapangan Merdeka dan Koridor 5 Tembung - Lapangan Merdeka.

Ketika wartawan menjajal salah satu koridor yang dilayani dari Terminal Amplas menuju Lapangan Merdeka, Medan, Selasa (17/11/2020), penumpang yang hendak masuk ke bus harus lewat pintu di bagian depan bus. Di bagian dalam dekat pintu masuk bus tersedia hand sanitizer bagi penumpang dan mesin pembayaran secara elektronik.

Penumpang yang naik harus menempelkan kartu uang elektronik mereka pada alat tersebut. Karena, pembayaran hanya bisa dilakukan secara non tunai. Jadi penumpang tidak bisa membayar secara tunai.

Bagian kursi penumpang dilengkapi dengan safety belt. Namun, karena dalam situasi pandemi Covid-19 sebagian kursi-kursi diberi tanda silang sebagai batas antara penumpang.

Di bagian tengah terlihat ada pegangan bagi penumpang bus yang berdiri. Ada juga ruang bagi penumpang yang menggunakan kursi roda serta tempat sampah hingga alat pemadam api ringan (APAR) dan CCTV.

Bus dari Terminal Amplas melintas dari Jalan Sisingamangaraja, Medan, menuju Lapangan Merdeka. Bus akan berhenti di depan loket bus ALS, depan kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, di depan Pasar Simpang Limun, di depan Universitas Budi Darma, di depan Taman Sri Deli dan di depan Rumah Tjong A Fie.

Seorang penumpang, Putri (25) mengakui kenyamanan dalam bus tersebut. Dia juga menilai fasilitas di dalam bus termasuk bagus untuk transportasi umum. "Nyamanlah naik bus ini. Selain AC, bus ini juga dilengkapi CCTV. Ini juga ada hand sanitizer dan kursinya juga berjarak," katanya.

Ia juga berharap tarif bus ini bisa terus stabil saat mulai beroperasi secara normal. "Harapannya, tarifnya jangan naik kalau nanti udah mulai berbayar dan armadanya juga ditambah," harap Andi.

Diketahui, selama proses uji coba penumpang bus belum dikenai biaya hingga akhir Desember 2020. Penumpang baru akan dikenai biaya mulai awal Januari 2021. (*)

Penulis
: Aperilman Rambe
Editor
: Robert@hariansib.com/Eva Rina P
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com