Gelapkan Uang Setoran Penjualan Rp 500 Juta Lebih, Karyawan Toko Sinar Perabot Dibekuk Polisi


2.314 view
Foto: Dok/Humas Polres Pematangsiantar
Pelaku penggelapan uang Rp 500 juta lebih inisial RA dibekuk petugas Opsnal Satreskrim Polres Pematangsiantar di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (23/10/2020)
Pematangsiantar (SIB)
Gelapkan uang setoran penjualan barang sebesar Rp 500 juta lebih, karyawan toko Sinar Perabot inisial RA (36) dibekuk petugas Opsnal Satreskrim Polres Pematangsiantar di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (23/10/2020).

RA warga Jalan Rindung, Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar yang merupakan karyawan dan sekaligus merangkap bendahara selama bekerja di toko Sinar Perabot Jalan MH Sitorus ditangkap setelah dilaporkan korban (pemilik toko), Lili warga Jalan Merdeka ke Polres Pematangsiantar.

"Pelaku RA kita tangkap berdasarkan laporan polisi: LP / 292 / V / 2020 / SU / STR tanggal 24 Mei 2020 karena terlibat penipuan dan penggelapan uang Rp 500 juta lebih terhadap korbannya Lili warga Jalan Merdeka," ujar Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Sabtu (24/10/2020) siang sekira pukul 13.30 WIB.

Diterangkan Edi, awal penangkapan RA setelah hasil penyelidikan petugas saat itu mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang terlibat penipuan dan penggelapan itu berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (23/10/2020).

Kemudian petugas Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan ke lokasi dan melihat pelaku sedang berada di posko kotak kosong (Koko) di Jalan Merdeka dan langsung mengamankannya." Pelaku saat itu kita amankan saat duduk di center kotak kosong di Jalan Merdeka dan telah diboyong ke Polres Pematangsiantar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," cetus Edi.

Sebelumnya, RA yang bekerja sebagai karyawan dan merangkap bendahara yang menangani penjualan barang dan mencatat faktor serta pertanggung jawabannya belakangan terakhir mencurigakan di toko Sinar Perabot Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.

Aksinya RA terbongkar atasannya, Selasa (5/5/2020) sekira pukul 18.00 WIB, setelah dicek hasil pengecekan bon faktur penjualan barang (penjualan secara cash maupun kredit) di toko Sinar Perabot sejak bulan Januari 2019 s/d Maret 2020 ditemukan bahwa daftar barang yang sudah terjual tidak lengkap.

Tak hanya itu, uang hasil penjualan barang tidak disetorkan kepada pemilik toko yang mengakibatkan kerugian di toko sinar perabot Rp500 juta lebih.

Setelah itu, pemilik toko (Lili red), berusaha menghubungi dan mencari pelaku untuk mempertanyakan kerugian tersebut, namun RA tidak pernah mengangkatnya teleponnya dan bahkan tidak mau diajak bertemu.

Merasa dirugikan karyawannya itu, pemilik toko akhirnya melaporkan pelaku ke Polres Pematangsiantar agar diproses sesuai hukum berlaku.(*)

Penulis
: Andomaraja Sitio
Editor
: bantors@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com