Kasus Terbitnya Akte Kematian Orang yang Masih Hidup, Mantan Kadis Dukcapil Samosir Harus Bertanggung Jawab


2.464 view
Foto SIB/Dok. Robin Nainggolan
Kasubbag Humas Polres Samosir, Iptu Marlan Silalahi saat memberi penjelasan kepada wartawan SIB diruang kerjanya baru baru ini.
Samosir (SIB)
Polres Samosir telah mengusut tuntas persoalan terbitnya Akte Kematian palsu oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, padahal orangnya masih hidup.

Akibat ulah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Samosir itu, Roida Tampubolon keberatan dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polres Samosir.

Suami Roida, sebagai pemohon sudah menjalani proses hukum sesuai regulasi dan akan disidangkan. Kepala Desa juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi mantan Kadis Dukcapil belum tersentuh sampai sekarang.

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon melalui Kasubbag Humas, Iptu Marlan Silalahi kepada SIB, Sabtu (27/2/2021) di Pangururan mengatakan, bahwa Kepala Desa Janji Matogu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketika ditanya terkait status pejabat Kadis Dukcapil Lemen Manurung, ketika akte kematian itu terbit, dia mengatakan, masih dalam proses.

Sementara Aiptu Martin Aritonang yang menangani kasus terbitnya akte kematian palsu itu memaparkan bahwa, mantan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Samosir, Lemen Manurung sudah diperiksa.

"Staf dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga telah dipanggil kembali, agar persoalan ini terang benderang," sebutnya.

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan mantan Kadis Dukcapil yang sekarang menjabat Asisten Administrasi Umum Setdakab Samosir itu terlibat dalam proses terbitnya akte kematian Roida Tampubolon.

Sumber wartawan di Mapolres Samosir menyebutkan, Roida Tampubolon sebagai pelapor kasus akte kematian palsu itu, kembali mendatangi Polres Samosir, kemarin (Jumat, 26/2/2021).

Ibu rumah tangga yang sudah memiliki 1 anak perempuan itu meminta agar pihak kepolisian juga memeriksa mantan Kadis Dukcapil yang melibatkan terbitnya akte kematian atas nama dirinya.

Agar masalah serupa tidak terulang lagi dan kasus ini semakin terang, diminta Kapolres Samosir yang baru bertugas, AKBP Josua Tampubolon mengungkap kasus ini secara serius.

Mantan Kadis Dukcapil, Lemen Manurung kepada wartawan di sela kesibukannya saat rapat di Kantor Bupati Samosir belum lama ini mengatakan, persoalan itu idealnya bisa diklarifikasi dengan menerbitkan pembatalan akte kematian dimaksud.

"Dari sisi regulasi, kita hanya mencatatkan akte itu sesuai permohonan si pemohon dan dokumen permohonan dipenuhi sehingga Dukcapil mencatatkan akte kematian itu," sebutnya. (*)

Penulis
: Marihot Simbolon
Editor
: bantors@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com