Terkait Terbitnya 36 SHM Warga Desa Sei Mencirim di HGU PTP II

Kebobolan atau Memang Ada Tekanan Dari Pihak Tertentu Untuk Menganulir SHM Warga


214 view
Kebobolan atau Memang Ada Tekanan Dari Pihak Tertentu Untuk Menganulir SHM Warga
Foto SIB/Firdaus Peranginangin
Zeira Salim Ritonga
Medan (SIB)
Kalangan DPRD Sumut mengaku sangat kaget mendengar penjelasan Kepala BPN Deliserdang Fauzi yang mengatakan, pihaknya kebobolan mengeluarkan 36 sertifikat hak milik (SHM) warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru di lahan HGU (hak guna usaha) PTPN II pada tahun 2018.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi A DPRD Sumut Subandi dan Sekretaris Fraksi Nusantara Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Senin (18/5/2020), di DPRD Sumut menanggapi pernyataan Kepala BPN Deliserdang yang mengaku pihaknya kebobolan menerbitkan 36 SHM warga Desa Mencirim.

"Kenapa bisa kebobolan, sebab kita tahu untuk penerbitan SHM itu memiliki proses yang panjang dan ada pengukuran lahan ke lapangan. Ini benar-benar membuat kita kaget, apakah benar kebobolan atau memang ada tekanan dari pihak-pihak tertentu untuk menganulir hak kepemilikan warga," ujar Subandi.

Berkaitan dengan itu, Subandi mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan secara tuntas, guna mengetahui duduk masalahnya, agar kedua belah pihak (baik PTPN II dan masyarakat) tidak ada yang dirugikan.

Zeira Salim Ritonga juga "geleng-geleng" kepala membaca pernyataan Kepala BPN Deliserdang yang mengaku kebobolan atas penerbitan 36 SHM terhadap masyarakat Desa Sei Mencirim.

"Jika BPN pun sempat kebobolan terhadap penerbitan sertifikat, tentunya sangat berbahaya bagi masyarakat dan pemilik lahan. Bisa juga besok atau lusa tanah kita yang sudah bersertifikat dibatalkan, karena penerbitannya tidak sah atau kebobolan," katanya.

Bagi Zeira Salim, tidak ada alasan bagi BPN bahwa lahirnya SHM ini dikarenakan tapal batas antara tanah PTPN II dengan tanah masyarakat kurang jelas, sehingga pengukuran terikut sebagian lahan PTPN II.

Berkaitan dengan itu, Zeira sangat mendukung gerakan warga Desa Sei Mencirim yang telah mengadukan masalah ini ke Polda Sumut guna dilakukan pengusutan, agar masalahnya menjadi jelas dan transparan. (*).



Penulis
: Firdaus Peranginangin
Editor
: Wilfred Manullang/Donna
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com