Ketua DPRD SU: Percepat Proses Tender Proyek "Jembatan Layang" Jalur Medan-Berastagi Rp 68 M


414 view
Ketua DPRD SU: Percepat Proses Tender Proyek "Jembatan Layang" Jalur Medan-Berastagi Rp 68 M
Foto Dok Firdaus Peranginangin
Drs Baskami Ginting

Medan (harianSIB.com)


Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mendesak Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Cq BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) Wilayah Sumut untuk mempercepat proses tender proyek pembangunan "jembatan layang" sejenis Cantilever di Jalan Medan - Berastagi berbiaya Rp 68 miliar.


"Kementerian PUPR jangan terlalu lamban menenderkan proyek pembangunan "jembatan layang" ini, karena masyarakat saat ini terus dihantui keresahan kemacetan di jalur Medan - Berastagi," ujar Baskami Ginting kepada wartawan, Minggu (11/4/2021) melalui telepon setelah mendapat informasi, bahwa Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran proyek "Cantilever" ini di APBN 2021.


Diakui Baskami, sejauh ini proyek yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Sumut sebagai pengganti sementara jalan tol Medan-Berastagi ini, sedang dalam proses tender dengan nilai pagu anggaran Rp 67.981.932.000 (sekitar Rp68 miliar).


"Masyarakat tidak sabar lagi menunggu dimulainya pekerjaan proyek ini, mengigat pada 2020 lalu terpaksa ditunda, walaupun anggarannya saat itu sudah dialokasikan di APBN 2020, dengan alasan refocusing anggaran pandemi Covid-19," tandas Baskami sembari meminta masyarakat untuk tidak kuatir akan terjadi penundaan pada 2021 ini.


Dijelaskan Baskami, sejauh ini keberadaan proyek sedang dalam proses tender dan kita berharap semoga seluruh proses dapat berjalan dengan lancar, sehingga pembangunan proyek Cantilever dapat terlaksana dengan baik tanpa tertunda lagi di tahun 2021.


Seperti diketahui, tambah politisi PDI Perjuangan Sumut ini, proyek ini akan dibangun di sejumlah titik yang dianggap sangat rawan kemacetan di jalur Medan - Berastagi, seperti di tikungan Amoy (diatas Bandarbaru) dan tikungan PDAM Tirtanadi Sembahe.


"Kita berharap dengan dibangunnya proyek "jembatan layang" ini bisa mengurangi tingkat kemacetan di jalan Medan - Berastagi yang akhir-akhir ini semakin parah, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat setiap melintas di jalan peninggalan zaman Belanda tersebut," tegas Baskami.


Baskami sangat berharap agar masalah ini menjadi perhatian serius bagi Kementerian PUPR dan Kepala BBPJN Wilayah Sumut untuk tidak memperlama-lama menyelesaikan proses tendernya, agar pekerjaannya bisa dikebut, sebab sangat bermanfaat bagi rakyat.(*).

Penulis
: Firdaus Peranginangin
Editor
: Robert/Eva R Pelawi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com