Luring Tidak Efektif, Belajar Tatap Muka akan Diberlakukan di Nias


1.784 view
Foto: SIB/Normalius Gori
JELASKAN: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, Syukur Mendrofa ketika memberikan penjelasan kepada wartawan terkait pembelajaran di Nias, Kamis (7/01/2021).
Nias (SIB)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Syukur Arman Zebua mengatakan, proses belajar mengajar tatap muka di sekolah akan diberlakukan dengan catatan guru dan siswa harus mematuhi protokol kesehatan.

"Belajar luring yang selama ini diterapkan kepada siswa bisa menyebabkan siswa putus sekolah. Luring juga dinilai tidak efektif membentuk karakter siswa," ungkap Syukur Arman Zebua kepada SIB, Kamis (7/1/2021).

Karenanya, jelasnya, pihaknya akan berlakukan pembelajaran tatap muka dengan catatan siswa selalu mematuhi protokol kesehatan.

Caranya, setiap kelas ditempati 18 orang siswa dengan jarak 1,5 meter. "Kita sudah memberikan petunjuk kepada kepala sekolah, bagi sekolah yang setiap anak didiknya melebihi dilakukan pembagian rombongan belajar 2 kelompok," kata Kadis.

Meskipun sudah disarankan agar belajar tatap muka dilakukan, jelasnya, namun tidak dipaksa, kalau ada siswa yang tidak mau.

Dan bila ada siswa yang ingin belajar tatap muka, orang tua harus memberikan izin dengan memberikan pernyataan bahwa mereka setuju bila anaknya mengikuti belajar tatap muka.

Kemudian, menanggapi instruksi dari Gubernur agar belajar tatap muka di tunda, Kadis mengatakan, surat edaran pak Gubernur itu dikatakan hanya sampai kepada bupati dan walikota. "Belum sampai ke kita," tutup Kadis.(*)

Penulis
: Normalius Göri
Editor
: Robert/Eva Rina P
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com