Mahasiswi Semester Akhir Bunuh Diri Dalam Kamar


1.344 view
Mahasiswi Semester Akhir Bunuh Diri Dalam Kamar
Merdeka.com
Ilustrasi Bunuh Diri. 
Pancurbatu (SIB)
Mahasiswi Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, Amelia Agata Ginting (22) warga Dusun III, Desa Lama, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, diduga bunuh diri di kamar rumahnya, Jumat (9/10/2020). Saat ditemukan leher korban terlilit tali nilon yang diikatkan ke jerejak besi kamar.

Motif kenekatan mahasiswi semester akhir ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri belum diketahui secara pasti. Data yang diterima dari lapangan, pagi itu seperti biasanya korban bersama ibunya bernama Sarianta Ketaren baru saja sarapan pagi di dapur.

Tak lama kemudian, korban masuk ke dalam kamarnya, sementara ibunya beraktifitas kembali seperti biasanya. Sekira pukul 10.00 WIB ibu korban memanggil korban agar ke luar dari kamarnya. Namun, ternyata pintu kamar korban dikunci dari dalam.

Karena tak juga ada sahutan dari si korban meskipun telah dipanggil berulang kali, sang ibu memilih memberitahukannya kepada kakak korban bernama Neta Ginting. Selanjutnya kedua saksi ini kembali memanggil korban sembari menggedor pintu kamarnya. Namun, korban tak juga menyahut.

Merasa curiga, ibu dan kakak korban memilih mendobrak pintu kamar korban. Begitu pintu berhasil dibuka, keduanya sontak terkejut dan berteriak histeris setelah mengetahui korban tewas tergantung di jerjak besi jendela.

Mendengar ada suara teriakan, warga sekitar langsung bergegas menuju lokasi kejadian disusul Kepala Desa Lama Nizar Laksamana Tarigan. Menyusul kemudian, petugas Polsek Pancurbatu yang menerima laporan datang ke lokasi bersama tim Inafis Polrestabes Medan.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas memboyong jenazah korban ke RS Bhayangkara Medan. Namun, atas permintaan keluarga, jenazah gadis tersebut tidak diotopsi.

Kapolsek Pancurbatu AKP Dedy Dharma SH didampingi Kanit Reskrim AKP Sahril Siregar SH mengatakan dari hasil penyelidikan di lapangan, termasuk keterangan saksi-saksi, kematian korban diduga kuat karena bunuh diri. "Motifnya belum diketahui secara pasti. Atas permintaan keluarga, jasad korban tak diotopsi," ujarnya (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: wilfred@hariansib.com/evarina@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com