PTPN II Komit Kembalikan Lahan Negara Sesuai HGU Aktif


294 view
PTPN II Komit Kembalikan Lahan Negara Sesuai HGU Aktif
Foto : Dok/Sastra
Sastra
Tanjungmorawa (SIB)
Sesuai arahan dan hasil rapat pemegang saham Holding PTPN, seluruh lahan HGU PTPN II yang masih aktif masa berlakunya yang selama ini dikuasai pihak luar harus dapat diambil kembali/dibersihkan pihak PTPN II.

Setelah diambilalih, selanjutnya ditanami kembali baik tebu maupun tanaman kelapa sawit, khususnya areal HGU yang terletak di Helvetia dengan Sertifikat HGU Nomor 111 Helvetia dengan masa berlaku tahun 2028.

"Memang sudah lama direncanakan dilakukan pembersihan lahan tersebut oleh pihak Managemen PTPN II dan harus dibersihkan dari pihak-pihak yang tidak berhak mengelola tanah negara tersebut," kata Kuasa Hukum PTPN II Sastra didampingi Kabag Sekretariat Irwan, Kabag Hukum Kennedy Sibarani, Kasubbag Humas Sutan Panjaitan di Kantor Direksi, Tanjungmorawa kepada hariansib.com, Jumat (5/6/2020).

Ia mengaku, telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di areal HGU milik PTPN II kebun Helvetia, agar dapat segera meningggalkan areal HGU. Kemudian PTPN II akan menawarkan tali asih kepada yang berhak menerimanya.

"Jadi kita minta kepada masyarakat yang tidak memiliki dasar hukum yang sah atas penguasaan lahan milik PTPN II tersebut, agar segera meninggalkan lokasi. Karena PTPN II segera akan melakukan pembersihan lahan dan langsung melakukan penanaman tebu dan tanaman sawit," kata Sastra.

Sebagai langkah awal, katanya, telah dilakukan pertemuan dengan masyarakat dan Muspika/Muspida di Kantor Mako Polresta Pelabuhan Belawan. Untuk membicarakan rencana pembersihan lahan milik PTPN II dari pihak penggarap.

Rapat tersebut dipimpin Kabag OPS Polres Pelabuhan Belawan Kompol M Nasution, didampingi Kompol Sembiring dari Poldasu, pihak PTPN II dihadiri Kabag Pengamanan Aset Imam Subekti, Kepala Papam PTPN II Totok Raharjo, Papamwas Idris dan dihadiri beberapa kelompok masyarakat/ataupun yang mewakilinya.

Dalam hasil pertemuan tanggal 2 Juni 2020, salah satu kesimpulan pihak BPN Deliserdang akan menunjukkan titik koordinat dari Nomor Sertifikat HGU 111 Helvetia milik PTPN II tersebut. Tujuannya memastikan batas-batas dan menyatakan bahwa itu lahan milik PTPN II secara sah.

Sastra pun mengimbau masyarakat agar tidak tertipu oleh iming-iming harga murah tapi akhirnya bermasalah. Management PTPN II tidak ada pilihan lain selain melakukan fungsi dan tugas untuk mengembalikan lahan Negara sesuai HGU yang masih aktif.

"Justru komitmen pimpinan PTPN II seperti ini harus diapresiasi, karena mereka sungguh-sungguh melakukan fungsi dan tugasnya dalam mengoptimalkan aset yang diamanahkan oleh negara kepadanya," terang Sastra.(*)


Penulis
: Jekson Turnip
Editor
: Wilfred Manullang
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com