PTPN III Teken MAA Transformasi Keuangan dengan 6 Kreditor, Didukung Kementerian BUMN


176 view
Internet
Mohammad Abdul Ghani
Medan (SIB)
Sebagai upaya untuk membantu program transformasi keuangan jangka panjang PTPN Group, sekaligus memperbaiki kinerja keuangan dan operasional perseroan, makaHolding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) meneken perjanjian perubahan induk atau MAA (Master Amendment Agreement) dengan 6 kreditor. Ke-6 kreditor tersebut, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, BRI Agroniaga dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Penandatanganan MAA itu dilakukan langsung oleh Dirut Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Mohammad Abdul Ghani dengan direksi 6 kreditor utama dengan protokol kesehatan ketat, Jumat (29/02/2021) di Jakarta. Disaksikan dan didukung Wakil Menteri BUMN I Pahala N Mansury selaku wakil pemegang saham PTPN III.

Ke-6 kreditor tersebut merepresentasikan 68 persen dari total exposure kredit ke PTPN Group. Rinciannya, Bank Mandiri Rp12,3 triliun, BNI Rp6,2 triliun, BRI Rp6,1 triliun, LPEI Rp2,6 triliun, BCA Rp1,1 triliun serta BRI Agro Rp433 miliar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para kreditor dan atas dukungan pemerintah. Penandatanganan MAA ini merupakan bentuk kepercayaan kreditor dalam mendukung operasional PTPN Group," ujar Ghani.

Menurutnya, perjanjian MAA ini sebagai salah satu bentuk strategi perseroan dalam melakukan transformasi keuangan yang tengah dijalankan dalam jangka panjang.

Sementara itu Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury menyampaikan bahwa MAA merupakan dasar program restrukturisasi keuangan PTPN Group. Langkah ini sangat penting untuk bisa melakukan program restrukturisasi keuangan selain restrukturisasi lainnya yang akan dijalankan.

"Saya hadir untuk memberikan dukungan kepada PTPN Group. Kami serius mengikuti 6 program prioritas PTPN Group, salah satunya restrukturisasi keuangan," jelas Pahala.

Tidak hanya itu, menurut Pahala, PTPN Group akan meningkatkan EBITDA dan cash flow perusahaan dengan berbagai strategi, salah satunya operational excellence, yakni meningkatkan kinerja seluruh anak perusahaan serta peningkatan kinerja komoditas, termasuk refocusing komoditas yang dihasilkan PTPN Group. Dia berharap, penandatanganan MAA ini akan diikuti oleh kreditur lainnya.

Abdul Ghani menambahkan, rencana transformasi jangka panjang PTPan Group dipisah menjadi 3 skema, yakni Group Hijau, Kuning dan Merah, sesuai potensi dan kinerja anak perusahaan. Skema Group Hijau dan Kuning memiliki eksposure kredit Rp33 triliun dan Group Merah memiliki eksposure kredit Rp8 triliun. Group Hijau terdiri dari PTPN III, PTPN IV, PTPN V dan Group Kuning terdiri dari PTPN I, PTPN II, PTPN VI, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, PTPN XIV, sedangkan Group Merah terdiri dari PTPN VII, PTPN VIII dan PTPN IX.

Demikian press release yang diterima SIB dari CS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Imelda Aini, Sabtu (30/1/2021).(*)

Penulis
: Parluhutan Simarmata
Editor
: bantors@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com