Pelanggan Kecewa Pelayanan PDAM Tirta Bulian


290 view
MESIN POMPA : Kondisi mesin pompa milik PDAM Tirta Bulian yang sedang diperbaiki.
Tebingtinggi (SIB)
Masyarakat yang berlangganan air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bulian merasa kecewa dengan pelayanan Perusahaan air tersebut. Pasalnya, air PDAM tersebut sering mati di tengah wabah Covid-19.

"Kita disarankan untuk menjaga kebersihan. Tapi kesedian air terbatas karena aliran PDAM mati," kata Barita Manurung kepada hariansib.com, Selasa (7/4/2020).


Dia menilai pelayanan PDAM Tirta Bulian terhadap pelanggan masih jauh dari harapan masyarakat. Khususnya disaat wabah Covid-19, aliran air sering padam sehingga ketersediaan air terbatas.

"Kita nilai pelayanan mereka tidak memuaskan, aliran air sering mati. Di rumah kita jadi kekurangan air disaat mau mandi maupun mencuci," ujarnya.

Dia mengatakan, di tengah wabah Covid-19, disarankan masyarakat untuk menjaga kebersihan. Namun perusahaan air ini seakan tidak mendukung.

"Bagaimana mau jaga kebersihan, kesediaan air terbatas," katanya.

Saat dikonfirmasi, Direktur PDAM Tirta Bulian, Khoiruddin mengatakan, masalah seringnya jaringan air mati disebabkan adanya kerusakan mesin pompa.

"Mesin pompa sudah tua, jadi harus rutin diperbaiki. Jadi masyarakat harus sabar" katanya.

Terkait anggaran perbaikan, Khoiruddin mengakui setiap bulannya mengeluarkan biaya perbaikan hingga ratusan juta.

"Dari sepuluh ribu pelanggan, setiap bulannya mendapatkan Rp. 500 juta dan untuk perbaikan sekitar Rp. 150 juta," ucapnya.

Di wabah Covid-19, PDAM Tirta Bulian tidak ada memberikan potongan retribusi kepada pelanggan karena keterbatasan anggaran, jelasnya. (*)
Penulis
: Japet Arki Bangun
Editor
: Robert Banjarnahor
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com