Pemkab Simalungun Belum Ada Salurkan Bantuan di Nagori Tanjung Pasir


555 view
Pemkab Simalungun Belum Ada Salurkan Bantuan di Nagori Tanjung Pasir
Tempo.co
Ilustrasi 
Simalungun (SIB)
Pihak Pemkab Simalungun hingga saat ini belum ada menyalurkan bantuan di Kecamatan Tanah Jawa apalagi di Nagori Tanjung Pasir.

Kadis Kominfo Kabupaten Simalungun Wasin Sinaga menyampaikan hal tersebut kepada hariansib.com ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya menanggapi adanya berita di media sosial disebutkan daging busukdijadikan bantuan sosial (bansos) dibagikan ke masyarakat di Nagori Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa, Minggu (1/5/2020) malam.

Hasil koordinasi pihaknya dengan camat dijelaskan bantuan itu merupakan produk e warung program bantuan pangan non tunai (BPNT).
Pihak nagori (desa) dan pihak kecamatan tidak tahu asal barang yang disalurkan kepada masyarakat penerima bantuan BPNT tersebut.

Sementara itu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tanah Jawa Surya ketika dihubungi hariansib.com melalui telepon selulernya membenarkan adanya bantuan daging di Nagori Tanjung Pasir yang dibagikan ke masyarakat program dari BPNT.

Namun dianya mengatakan bahwa yang belanja itu adalah agen atas nama A, dia yang bertanggung jawab untuk Nagori Tanjung Pasir.

"Hasil komunikasi dengan agen, dirinya sudah menyampaikan agar daging yang dikomplain warga tersebut diganti dengan telur dan agen tersebut mengatakan diusahakan, " sebut Surya menirukan perkataan agen dimaksud.

Atas kejadian ini, dianya berencana akan mengganti agen penyalur BPNT di Tanjung Pasir karena dia mengaku kecewa.

Sementara A agen penyalur BPNT di Nagori Tanjung Pasir ketika dihubungi hariansib.com melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut. Dirinya juga tidak menyangka sebagian daging yang dibagikan disebut-sebut mengeluarkan aroma tidak sedap.

Padahal menurutnya daging tersebut dibeli dari salah satu pasar di Pematangsiantar dan kemungkinan dagingnya kelamaan dibuka dari dalam plastik.

Atas kejadian ini, dianya mengaku telah mengganti daging tersebut dengan telur sebagaimana hasil kesepakatan dengan pihak kepolisian dengan masyarakat.

Ada 5 sampai 10 warga yang komplain tentang daging ayam yang dibagi dan diganti telur. Dijelaskannya di desa tersebut ada 90 warga penerima program BPNT.(*)


Penulis
: Bambang J Sitanggang
Editor
: Robert Banjarnahor/Eva Rina
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com