Pemprovsu dan PTPN IV Diminta Bersinergi Atasi Banjir di Lintasan P Siantar-Pamatangraya


319 view
Pemprovsu dan PTPN IV Diminta Bersinergi Atasi Banjir di Lintasan P Siantar-Pamatangraya
Foto Dok Jheslin M Girsang
Pantas Sitanggang
Simalungun (SIB)
Tokoh masyarakat Panei Tongah, Pantas Sitanggang meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) segera memperbaiki jalan rusak di sepanjang jalur lintasan yang menghubungkan Pematangsiantar-Pamatangraya.

"Kerusakan jalan sudah semakin parah. Waktu tempuh dari Pematangsiantar ke Pamatangraya sebagai ibu kota Kabupaten Simalungun kini mencapai 1,5 jam. Padahal, bisa ditempuh setengah jam jika jalannya mulus," kata Pantas di Panei Tongah, Minggu (21/3/2021).

Mantan anggota DPRD Simalungun itu menjelaskan, kerusakan jalan provinsi paling parah mulai Panei Tongah, Marjandi, Simpangraya, Embong hingga Batu XX.

Bahkan, katanya, dalam beberapa minggu terakhir, Panei Tongah kerap dilanda banjir yang mengakibatkan jalan rusak. Debit air hujan datang dari arah perkebunan sawit PTPN IV Marjandi hingga meluap menggenangi jalan provinsi.

"Potensi kerusakan jalan akan semakin buruk akibat luapan air pada badan jalan. Setiap hujan turun lebat selalu banjir. Kejadian seperti ini sudah bertahun-tahun tanpa ada perhatian Pemprovsu," ujarnya.

Fenomena banjir dan jalan rusak itu sangat jelas diketahui Pantas, sebab ia berdomisili di Panei Tongah. Lintasan jalan provinsi di depan rumahnya juga ikut terimbas luapan air sehingga arus lalulintas sering macet.

Menurut politisi Partai Golkar itu, air hujan dari arah perkebunan PTPN IV Marjandi mengalir sangat deras melalui drainase menuju perkotaan Panei Tongah. Namun karena tidak memadai pembuangan air dan parit tidak berfungsi normal mengakibatkan air meluap hingga ke badan jalan.

"Itu akibat tidak berfungsinya parit kiri-kanan badan jalan provinsi dan pembuangan air tidak normal. Masyarakat selalu khawatir setiap hujan deras,” ujarnya.

Ia mendesak Pemprovsu bersinergi dengan PTPN IV untuk segera membangun parit pembuangan air yang datang dari arah perkebunan. Kemudian, dinilai perlu pengaspalan seluruh jalan rusak. (*)

Penulis
: Jheslin M Girsang
Editor
: Robert/Eva Rina P
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com