Perlintasa Kereta Api di Jalan Padang Rawan Perampokan dan Kecelakaan


5.010 view
Foto SIB/Roy Damanik
RAWAN: Perlintasan kereta api di Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung, rawan perampokan dan kecelakaan karena sisi rel berlubang. Foto diambil, Rabu (25/11/2020).
Medan (SIB)
Perlintasan kereta api di Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung, rawan perampokan dan kecelakaan karena sisi rel berlubang dan diduga sengaja dilakukan oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Pantauan wartawan di lokasi, Rabu (25/11/2020) sore, perlintasan kereta api yang menghubungkan Jalan Padang menuju Jalan Rajawali Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, setiap hari dilintasi pengendara sepeda motor dan betor.

Para pengendara harus ekstra hati-hati lantaran di sisi rel terdapat lubang. Banyak kendaraan yang terjebak di antara sisi rel dan lubang. Akibatnya, kendaraan jalan di tempat bahkan ada yang terjatuh. Kejadian seperti ini membuat lokasi menjadi macet Para pengendara lainnya berupaya mendorong agar kendaraan yang terjebak dapat keluar dari lubang serta tidak terkena musibah ditabrak kereta api.

Seorang pengendara sepeda motor, Darwis (47) warga Percut Seituan, saat diwawancarai di lokasi mengatakan ban sepeda motornya sudah sering terjebak di lubang sisi rel tersebut.

"Saat saya hendak bekerja, perlintasan rata dan tidak ada masalah. Sorenya saat saya hendak pulang ke rumah, di sisi rel sudah berlubang dan diduga sengaja dicongkeli orang. Sering saya terjebak di lokasi dan nyaris ditabrak kereta api. Beruntung pengendara lainnya langsung mendorong sepeda motor ku," bebernya.

Sementara itu sejumlah warga di antaranya, Fiser H, Taudiq, Alfred dan Peterson mengungkapkan perlintasan kereta api tersebut sangat rawan perampokan. Warga mengungkapkan sudah banyak pengendara sepeda motor yang menjadi korbannya.

Modus para pelaku yakni dengan memantau para pengendara yang melintas pada malam hari. Saat kendaraan terjebak, para pelaku langsung menghampiri korban dan menodongnya dengan senjata tajam. Selanjutnya pelaku dengan leluasa merampas harta benda korban lantaran lokasi sepi dan gelap gulita.

Warga sangat berharap aparat keamanan melakukan patroli setiap hari di lokasi tersebut, demi kenyamanan masyarakat khususnya para pengendara sepeda motor.(*)

Penulis
: Roy Damanik
Editor
: wilfred@hariansib.com/donna
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com