Personil Kapal Puyuh 5014 Kunjungi Daerah Tertinggal Kampung Sawah


293 view
Foto SIB : Helman
BENDERA : AKP. Frans Astron Pala Silalahi menyerahkan Bendera Merah Putih yang diterima tokoh masyarakat Kampung Sawah, Maskur Siregar pada acara kunjungan sosial personil Kapal Puyuh 5014, Sabtu (24/10). 
Tapteng (SIB)
Personil Polisi Kapal Puyuh 5014 melakukan kunjungan sosial ke Daerah Tertingal Pesisir Pantai Dusun Kampung Sawah, Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) selama dua hari, 23-24 Oktober 2020.

Kehadiran Personil Kepolisian Perairan (Polair) Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) itu disambut sukacita masyarakat setempat.

Pantauan SIB yang meliput kegiatan tersebut melihat personil Kapal Puyuh berbaur dengan masyarakat, bercengkerama terkait kehidupan sehari-hari khusus tentang gangguan keamanan ketertiban di tengah perkampungan, termasuk gangguan keamanan saat menangkap ikan di laut.

Komandan Kapal Puyuh 5014, Frans Astron Pala (FAP) Silalahi menekankan pentingnya persaudaraan dan kerukunan antar masyarakat, karena dengan kedamaianlah kita bisa membangun kehidupan yang lebih baik.

Begitu pula saat menangkap ikan di laut, ucap Frans Astron Pala Silalahi, perlu keamanan dan ketertiban."Kita semua saudara yang harus saling menjaga ketertiban dan keamanan, kalau ada orang yang suka menghasut, menyebarkan kebencian segera laporkan ke polisi,"sebut perwira balok 3 itu

Frans Astron Pala Silalahi juga meminta masyarakat segera melaporkan kalau ada ditemukan orang yang melakukan ilegal fishing, seperti bom ikan, pukat yang merusak dan sebagainya. Kunjungan sosial berjalan aman dan tertib, pada akhir kegiatan personil Kapal Puyuh 5014 menyerahkan ring pelampung untuk kapal nelayan, Sembako, Bendera Merah Putih dan teks Pancasila.

Frans Astron Pala Silalahi kepada wartawan di Sibolga, Minggu (25/10) mengatakan program kunjungan sosial merupakan program quick wins kegiatan tentang penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila. Personil Kapal Puyuh 5014 sudah melakukan kunjungan sosial ke 4 daerah tertinggal pesisir pantai di Pantai Barat Sumatera.

"Sambutan masyarakat cukup baik, dan mereka berharap kegiatan tersebut berkelanjutan,"tuturnya.

Diberitahukan, Kampung Sawah merupakan dusun terjauh dan tertinggal yang dihuni kurang lebih 65 Kepala Keluarga atau sekira 300 jiwa. Menuju kampung ini harus melewati jalan setapak semen cor serta jalan tanah.(*)

Penulis
: Helman Tambunan
Editor
: evarina@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com