Plt Wali Kota Medan Tinjau Posko Covid-19, ODP dan PDP Terus Bertambah


204 view
Plt Wali Kota Medan Tinjau Posko Covid-19, ODP dan PDP Terus Bertambah
SIB/Dok
TINJAU :  Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan  Akhyar Nasution meninjau posko Covid-19, di Kantor Dinas Kesehatan  Medan Jalan Rotan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (1/4/2020).
Medan (SIB)
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution kembali bekerja usai menjalani isolasi dan work from home (WFH) selama 14 hari. Akhyar memulai pekerjaannya dengan meninjau posko Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan Medan Jalan Rotan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (1/4/2020).

Dalam tinjauannya, Akhyar mengecek data mutakhir mengenai jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Medan. Adapun data ODP telah dihimpun dari laporan per kecamatan yang berjumlah 610 orang per 31 Maret 2020 dan data PDP mencapai 75 orang per 31 Maret 2020 melalui data yang diberikan seluruh rumah sakit yang menangani kasus Covid 19.

" Setiap hari kita melihat ada penambahan baik ODP dan PDP. Saya harap ini tidak melemahkan kita namun semakin waspada untuk menjaga diri dan keluarga," katanya.

Akhyar menjelaskan, Pemko Medan juga telah membuat posko pemantauan. Posko itu juga dapat difungsikan sebagai tempat pelayanan pengaduan bagi masyarakat terkait pencegahan Covid-19.

Akhyar menginginkan peran posko terus dioptimalkan, terutama memantau kesehatan warga di masing-masing kecamatan atau bahkan hingga ke kelurahan.

“Dengan adanya posko pemantauan ini, maka masyarakat dipermudah dalam mendapatkan penanganan serta informasi terkait Covid-19. Karena itu, posko ini harus berjalan optimal dengan terus memantau kesehatan warga Medan,” kata Akhyar.

Akhyar juga meminta Dinas Kesehatan agar menganalisis penyebab seseorang dapat terpapar wabah virus corona (Covid-19), sehingga sebagai garda terdepan dapat mengambil langkah yang efektif untuk melakukan upaya dalam memutus mata rantai Covid-19.


Kepada masyarakat Akhyar mengimbau untuk tetap mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah untuk menghindari kerumunan dan tetap di rumah, menjaga jarak aman dengan orang lain atau physical distancing dan melakukan pola hidup bersih dan sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan berimbang, mencuci tangan pakai sabun dan dengan air mengalir, meningkatkan imunitas tubuh dan lain sebagainya.

“Bagi warga yang tepapar virus corona, harus istirahat di rumah hingga sembuh. Dengan begitu saja ia dapat membantu memutus rantai penyebaran dengan tidak menularkan ke orang lain. Jadi, bagi warga yang sehat tetap sehat tidak tertular dan warga yang tepapar dapat sembuh dan tidak menularkan ke orang lain,” kata Akhyar. (*)
Penulis
: Donna Hutagalung
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com